Harga Emas Merosot, Dolar AS Menguat

- Pewarta

Rabu, 27 September 2023 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Harga emas merosot tertekan penguatan dolar AS/Dok.

Foto ilustrasi: Harga emas merosot tertekan penguatan dolar AS/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga emas merosot pada akhir perdagangan Selasa Rabu pagi WIB ), ditopang penguatan dolar AS. Emas mengalami koreksi selama dua sesi perdagangan berturut-turut.

Penurunan ini dipicu oleh penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS setelah Federal Reserve AS memberikan peringatan bahwa suku bunga akan tetap tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.

Pada perdagangan tersebut, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman bulan Desember di divisi Comex New York Exchange jatuh sebesar US$ 16,80 atau 0,87%, dan ditutup pada level US$ 1.919,80 per ounce. Selama sesi perdagangan, harga emas sempat mencapai level tertinggi sebesar US$ 1.935,50 dan terendah di US$ 1.917,20.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain penguatan dolar, imbal hasil obligasi pemerintah AS juga mencapai level tertinggi dalam 16 tahun. Dolar yang lebih kuat biasanya membuat investor yang memegang mata uang lain enggan untuk berinvestasi dalam emas.

Data ekonomi yang dirilis pada Selasa (26/9/2023) juga menunjukkan beberapa perubahan. Kepercayaan konsumen Conference Board turun untuk bulan kedua berturut-turut menjadi angka 103 pada bulan September, di bawah konsensus para ekonom yang sebesar 105. Terdapat juga revisi naik untuk angka kepercayaan konsumen pada bulan Agustus, yang sebelumnya berada di level 108,7.

Indeks Harga Rumah Nasional AS dari S&P CoreLogic Case-Shiller, yang mencakup sembilan divisi sensus AS, tumbuh sebesar satu persen secara tahun ke tahun pada bulan Juli, meningkat dari perubahan 0% pada bulan Juni.

Namun, Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan rumah baru di AS mengalami penurunan sebesar 8,7% pada bulan Agustus dibandingkan dengan bulan Juli, dengan tingkat laju tahunan yang disesuaikan secara musiman mencapai 675.000 unit. Ini merupakan laju pertumbuhan yang paling lambat sejak bulan Maret.

Investor saat ini tengah menantikan rilis indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), yang merupakan ukuran inflasi yang dipantau oleh Federal Reserve, yang akan dirilis pada Jumat (29/9/2023).

Harga logam mulia lainnya juga mengalami penurunan. Harga perak untuk pengiriman bulan Desember turun sebesar 18,90 sen atau 0,81%, dan ditutup pada level US$ 23,196 perounce. Sementara itu, harga platinum untuk pengiriman bulan Oktober merosot sebesar US$ 10,40 atau 1,13% menjadi ditutup pada level US$ 907,10 per ounce.

Berita Terkait

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas
Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma
Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri
Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI
Reformasi Pajak Penghasilan 2025: Apa yang Perlu HR dan Karyawan Ketahui?
Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
Menkeu Sri Mulyani Kendalikan Bunga Utang di Tengah Badai Ekonomi

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:13 WIB

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas

Senin, 18 Mei 2026 - 06:18 WIB

Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma

Kamis, 20 November 2025 - 16:00 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:01 WIB

Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri

Senin, 29 September 2025 - 19:20 WIB

Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI

Berita Terbaru