Harga Emas Berjangka Turun Akibat Aksi Ambil Untung

- Pewarta

Selasa, 18 Juni 2019 - 04:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun tipis pada akhir perdagangan Selasa pagi (18/6/2019), karena para pedagang beralih ke aksi ambil untung setelah emas mencatat kenaikan selama empat sesi berturut-turut.

Laporan Xinhua menyebutkan kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 1,60 dolar AS atau 0,12 persen, menjadi ditutup pada 1.342,90 dolar AS per ounce.

Pada pukul 17.45 GMT, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 21,65 poin atau 0,08 persen. Indeks S&P 500 naik 1,73 poin atau 0,06 persen, dan indeks Komposit Nasdaq naik 43,29 poin atau 0,56 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan pasar saham AS. Ketika pasar saham sedang meningkat para investor dapat berhenti membeli aset-aset safe haven seperti emas.

Sementara itu, kurs dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya juga relatif stabil jelang pertemuan Federal Reserve pada 18-19 Juni, melayang di dekat tertinggi dua minggu karena investor mempertimbangkan kembali seberapa dovish Federal Reserve pada pertemuan kebijakan minggu ini.

Ketika dolar AS kuat, emas biasanya turun karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain.

Logam mulia juga tertekan oleh ketidakpastian menjelang pertemuan Federal Reserve AS yang diharapkan dapat memberikan petunjuk tentang rencana bank sentral tentang suku bunga.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 2,6 sen AS atau 0,18 persen, menjadi 14,829 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 10,1 dolar AS atau 1,26 persen, menjadi ditutup pada 794,6 dolar AS per ounce. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru