Emas Turun Tertekan Imbal Hasil Obligasi AS

- Pewarta

Jumat, 7 Juli 2023 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Turun Tertekan Imbal Hasil Obligasi AS

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga emas kembali turun pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), tertekan imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang lebih kuat di tengah laporan pekerjaan AS Juni yang dapat membuat Fed lebih hawkish.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange turun US$ 11,70 atau 0,61% menjadi ditutup pada US$ 1.915,40 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di US$ 1.934,00 dan terendah di US$ 1.908,50 per ounce.

Dalam sambutannya pada pertemuan tahunan Asosiasi Riset Bank Sentral di New York Kamis (6/7/2023), Presiden Federal Reserve Dallas, Lorie Logan mengatakan dia tetap khawatir tentang apakah inflasi akan kembali ke target Fed 2% secara berkelanjutan dan tepat waktu. 

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga akhir tahun ini mendorong emas untuk menetap di level terendah Kamis (6/7/2023) sejak 14 Maret.

Data ekonomi yang dirilis Kamis (6/7/2023) bervariasi. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa permohonan untuk klaim pengangguran naik 12.000 menjadi 248.000 untuk pekan yang berakhir 1 Juli, meningkat dari 236.000 pada minggu sebelumnya.

Automated Data Processing Inc (ADP). melaporkan bahwa pekerjaan sektor swasta AS melonjak sebesar 497.000 pada Juni, jauh di atas ekspektasi 250.000 dan lompatan besar dari 278.000 pada Mei.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan ada 9,8 juta lowongan pekerjaan pada Mei, turun dari 10,3 juta pada April.

Indeks manajer pembelian (PMI) jasa-jasa AS dari S&P Global yang disesuaikan secara musiman turun menjadi 54,4 pada Juni, turun dari 54,9 pada Mei.

Para pelaku pasar sekarang menunggu laporan gaji non-pertanian Departemen Tenaga Kerja pada Jumat waktu setempat. Craig Erlam, analis di platform perdagangan daring OANDA, mencatat bahwa emas tampak “sangat rentan” menjelang laporan data penggajian non-pertanian.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 51,20 sen atau 2,19% menjadi US$ 22,89 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober tergelincir US$ 15,30 atau 1,65% menjadi menetap pada US$ 909,70 per ounce.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Bisnis

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:02 WIB