MEDIA EMITEN – Harga emas berjangka rebound dari kerugian sesi sebelumnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena dolar AS jatuh ke level terendah dua bulan terhadap mata uang utama lainnya.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange terdongkrak US$ 6,10 atau 0,32% menjadi ditutup pada US$ 1.937,10 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di US$ 1.944,50 dan terendah di US$ 1.929,80 dolar AS.
Beberapa pejabat Fed mengatakan pada Senin (10/7/2023) bahwa bank sentral kemungkinan perlu menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk menurunkan inflasi, tetapi akhir dari siklus pengetatan kebijakan moneter saat ini semakin dekat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Komentar tersebut menjatuhkan greenback ke level terendah dua bulan di 101,66 terhadap sekeranjang mata uang, karena para pedagang mengurangi ekspektasi mereka tentang seberapa jauh suku bunga AS mungkin harus naik. Indeks dolar terakhir turun 0,3% pada 101,65.
Investor sedang menunggu laporan indeks harga konsumen (IHK) Juni yang akan dirilis pada Rabu waktu setempat. Perlambatan inflasi bisa mendorong harga emas kembali di atas US$ 1.950 dolar AS, menurut para analis pasar.
Para pedagang logam mencari lebih banyak isyarat dari data inflasi indeks harga konsumen utama AS yang akan dirilis pada Rabu, untuk mengukur seberapa jauh inflasi mereda hingga Juni. Namun, sementara inflasi secara keseluruhan diperkirakan telah mereda, inflasi IHK inti diperkirakan masih akan tetap tinggi, kemungkinan mengundang retorika hawkish dari The Fed.
Federasi Nasional Bisnis Independen melaporkan Selasa (11/7/2023) bahwa indeks optimisme bisnis kecil meningkat menjadi 91 pada Juni dari 89,4 pada Mei, jauh di bawah rata-rata indeks 49 tahun sebesar 98. Tetapi pembacaan indeks di depan perkiraan konsensus 89,6 dari para ekonom.
Baca Juga:
Hisense Berkolaborasi dengan “Phantom Blade Zero”, Hadirkan Pengalaman Gim RGB Generasi Baru
Hikvision Umumkan Kinerja Keuangan Periode 2025 dan Triwulan I-2026
TOKOH PENDIDIKAN GLOBAL BERKUMPUL DI SINGAPURA DALAM KONFERENSI PENTING YANG MEMBAHAS PERAN AI
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 6,40 sen atau 0,27% menjadi ditutup pada US$ 23,281 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober tergerus US$ 2,40 dolar AS atau 0,26% menjadi US$ 932,40 per ounce.






