Emas Naik Jelang Keputusan The Fed

- Pewarta

Rabu, 1 Februari 2023 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Harga emas naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) menghentikan kerugian selama tiga sesi berturut-turut karena investor kembali masuk ke pasar setelah dolar AS melemah menjelang keputusan kebijakan dari pertemuan dua hari Federal Reserve.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, menguat US$ 6,10 atau 0,31% menjadiUS$ 1.945,30 per ounce, setelah diperdagangkan mencapai level tertinggi sesi US$ 1.946,90 dan terendah US$ 1.915,5 per ounce.

Logam kuning mencatat kenaikan lebih dari 6% untuk Januari, merupakan kenaikan bulanan ketiga berturut-turut.


Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,18% menjadi 102,100. Dolar menuju kerugian bulanan keempat berturut-turut, membuat emas lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Data ekonomi yang dirilis Selasa (31/1/2023) juga mendukung emas. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa indeks biaya tenaga kerja AS, sebuah barometer yang diawasi Federal Reserve untuk tanda-tanda inflasi, meningkat 1% pada kuartal keempat tahun 2022, sedikit di bawah ekspektasi 1,1% dan kurang dari angka 1,2% pada kuartal ketiga. Angka tersebut juga merupakan keuntungan kuartalan terendah dalam setahun.

Indeks harga 20 kota S&P CoreLogic Case-Shiller turun disesuaikan secara musiman 0,5% pada November, menandai penurunan bulanan kelima berturut-turut.

Barometer​ Bisnis ​​Chicago dari Institute of Supply Management (ISM) turun menjadi 44,3 pada Januari dari revisi 45,1 pada Desember, meleset dari perkiraan konsensus para ekonom 45,3. Indeks kepercayaan konsumen dari Conference Board turun menjadi 107,1 pada Januari dari revisi naik 109,0 pada Desember.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 10,3 sen atau 0,43% menjadi US$ 23,836 per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik US$ 0,5 atau 0,05% menjadiUS$ 1.021,10 per ounce.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB