Emas Naik, Geopolitik Rusia-Ukraina Kembali Meningkat

- Pewarta

Jumat, 23 September 2022 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Harga emas menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), memperpanjang kenaikan untuk hari kedua berturut-turut didorong oleh meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina. Namun dolar AS yang lebih kuat menahan keuntungan logam kuning lebih lanjut.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terangkat US$ 5,40 atau 0,32% menjadi US$ 1.681,10 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di US$ 1.693,50 dan posisi terendah di US$ 1.663,30 per ounce.

Perang di Ukraina kian memanas setelah Presiden Rusia Vladimir Putin memanggil 300.000 tentara cadangan untuk berperang dan mendukung rencana guna mencaplok bagian-bagian negara itu, mengisyaratkan bahwa dia siap untuk menggunakan senjata nuklir.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Putin mengatakan dia telah menandatangani dekrit tentang mobilisasi parsial, yang secara signifikan meningkatkan apa yang disebut Rusia sebagai “operasi militer khusus” di Ukraina, dan memperingatkan bahwa Moskow akan merespons dengan kekuatan seluruh persenjataannya jika Barat melanjutkan apa yang disebutnya sebagai “nuclear blackmail”.

Namun demikian, kekuatan dalam dolar AS, didorong oleh kenaikan suku bunga 75 basis poin Federal Reserve pada Rabu (21/9/2022), membatasi pertumbuhan emas.

Emas sempat jatuh dalam perdagangan elektronik setelah pertemuan Federal Reserve pada Rabu (21/9/2022) mengumumkan kenaikan suku bunga acuan tiga perempat poin, sesuai dengan ekspektasi pasar. Ini adalah ketiga kalinya bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin tahun ini.

Bank sentral AS memberikan nada yang lebih hawkish dari yang diperkirakan tentang jalur suku bunga di masa depan, memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga AS akan mengakhiri tahun ini jauh di atas 4%.

Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bank perlu mengambil langkah-langkah yang jauh lebih agresif untuk memerangi inflasi yang panas, dan sebagai akibatnya siap untuk memberikan tekanan pada ekonomi dan pasar kerja.

Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal AS naik 5.000 menjadi 213.000 yang disesuaikan secara musiman untuk minggu yang berakhir 17 September. Angka tersebut lebih rendah dari perkiraan 218.000 aplikasi oleh para ekonom.

Di tempat lain, Bank Sentral Inggris menaikkan suku bunga menjadi 2,25%, level tertinggi sejak 2008; Bank Sentral Swiss juga menaikkan suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin menjadi 0,5%, mengakhiri era suku bunga negatif di Eropa.

Jepang melakukan intervensi untuk mendukung yen untuk pertama kalinya sejak tahun 1998, setelah bank sentralnya terjebak dengan suku bunga yang sangat rendah.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 13,7 sen atau 0,7% menjadi US$ 19,617 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun US$ 10 atau 1,09% menjadi US$ 906 per ounce.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru