Emas Anjlok Terpukul Penguatan Dolar AS

- Pewarta

Selasa, 3 Mei 2022 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Anjlok Terpukul Penguatan Dolar AS

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Harga emas anjlok pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), menghentikan kenaikan dua hari beruntun, tertekan penguatan dolar ASdan kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS menjelang pertemuan Federal Reserve.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange anjlok US$ 48,10 atau 2,52% menjadi US$ 1,863,6 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level terendah sesi di level US$ 1.853,95, terendah sejak pekan yang berakhir 11 Februari.

Emas jatuh karena dolar – saingan utamanya dan penerima manfaat utama dari kenaikan suku bunga AS – melonjak bersama dengan imbal hasil obligasi yang dipimpin oleh obligasi pemerintah AS 10-tahun AS.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik mendekati puncak April di 103,95, yang menandai tertinggi 25-bulan. Indeks dolar AS telah naik mendekati level tertinggi 20 tahun.

Federal Reserve akan menyimpulkan pertemuan kebijakan moneter dua pada Rabu (4/5/2022). Investor secara luas memperkirakan bank sentral akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin.

Data ekonomi mengecewakan yang dirilis pada Senin (2/5/2022) gagal mendukung emas. Indeks pembelian manajer (PMI) manufaktur S&P Global AS meningkat menjadi 59,2 pada April dari 58,8 pada Maret, level tertinggi sejak September 2021, tetapi sedikit turun dari pembacaan awal 59,7.

Sementara itu, indeks manufaktur Institute for Supply Management (ISM) tercatat di 55,4%, turun 1,7 poin persentase dari pembacaan Maret 57,1%.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 50,1 sen atau 2,17% menjadi US$ 22,584 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$ 6,8 atau 0,72% menjadi US$ 932,8 per ounce.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Bisnis

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:02 WIB