Dolar Melonjak Atas yen, di Tengah Laporan AS Capai Kesepakatan Dagang

- Pewarta

Jumat, 13 Desember 2019 - 01:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Dolar AS melonjak ke dekat tertinggi dua minggu terhadap safe-haven yen Jepang pada akhir perdagangan Jumat pagi (13/12/2019), di tengah laporan bahwa Amerika Serikat (AS) telah mencapai kesepakatan prinsip pada perdagangan dengan China, hanya beberapa hari sebelum tarif baru AS untuk impor barang China akan diberlakukan.

Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan perdagangan “fase-satu” dalam prinsip dengan China, sebuah sumber yang diberitahu tentang pembicaraan antara kedua negara pada Kamis (12/12/2019) mengatakan pernyataan dari Gedung Putih diharapkan segera.

Laporan ini mengikuti komentar Presiden AS Donald Trump dari awal sesi ketika dia mengatakan Amerika Serikat “sangat dekat” untuk menyelesaikan kesepakatan dengan China.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terhadap yen Jepang, yang cenderung menarik investor selama masa tekanan geopolitik atau finansial karena Jepang adalah negara kreditor terbesar di dunia, dolar naik 0,75 persen menjadi 109,35 yen, tertinggi sejak 2 Desember.

Terhadap yuan China di luar negeri, dolar turun 1,06 persen ke level terendah satu bulan.

“Kami telah melihat reaksi risk-on (pengambilan risiko) yang kuat di pasar valas,” kata Ahli Strategi Valas di UBS Vassili Serebriakov, New York.

Investor telah mengawasi pembicaraan perdagangan AS-China untuk melihat apakah AS akan mengenakan tarif hampir 160 miliar dolar AS pada barang-barang konsumen China pada 15 Desember.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,3 persen.

Kekuatan Kamis (12/12/2019) membantu dolar merebut kembali sebagian besar yang hilang pada Rabu (11/12/2019) setelah Federal Reserve (Fed) mempertahankan suku bunga stabil dan mengatakan kenaikan inflasi yang signifikan dan persisten diperlukan untuk menaikkan suku bunga lagi.

Euro diperdagangkan 0,11 persen lebih rendah terhadap dolar setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgar pada pertemuan pertama Christine Lagarde sebagai ketua ECB pada Kamis (12/12/2019).

“Ini cukup banyak status quo dalam banyak hal,” kata Direktur Pengelola Valas Jefferies, Brad Bechtel di New York.

Pound Inggris mundur dari tertinggi sembilan bulan pada Kamis (12/12/2019) karena investor membukukan keuntungan dari reli baru-baru ini jika hasil pemilu Inggris mengejutkan di kemudian hari. Sterling 0,28 persen lebih rendah terhadap dolar.

Para pemilih menuju ke tempat-tempat pemungutan suara dalam pemilihan yang akan membuka jalan bagi Brexit di bawah Perdana Menteri Boris Johnson atau mendorong Inggris menuju referendum lain yang pada akhirnya dapat membalikkan keputusan untuk meninggalkan Uni Eropa.

Pemungutan suara berakhir pada 2200 GMT (17.00 waktu setempat), dengan hasil jajak pendapat keluar dan hasil awal setelah itu. Pedagang memperkirakan hasil secepat 03.00 GMT pada Jumat (22.00 pada Kamis). (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru