Dolar As Melemah Tertekan Prospek Pertumbuhan Suram dan Penutupan Pemerintah

- Pewarta

Kamis, 24 Januari 2019 - 04:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Kurs dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis pagi (24/1/2019), tertekan kekhawatiran meluasnya pelambatan ekonomi global ditambah dengan penutupan berkepanjangan pemerintahan AS yang mempersuram prospek mata uang.

Daya tarik greenback sebagai mata uang “safe-haven” berkurang di tengah tanda-tanda perlambatan ekonomi global. Dana Moneter Internasional (IMF) pada Senin (21/1/2019) merevisi prospek pertumbuhan ekonomi global untuk 2019 menjadi 3,5 persen dari perkiraan sebelumnya sebesar 3,7 persen.

“Setelah dua tahun ekspansi yang solid, ekonomi dunia tumbuh lebih lambat dari yang diperkirakan, dan risiko-risiko sedang meningkat,” kata Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, penutupan sebagian pemerintah Amerika Serikat telah memasuki hari ke-33 pada Rabu (23/1), dengan hanya ada sedikit tanda-tanda kemajuan demi mengakhiri kebuntuan antara Presiden AS Donald Trump dan Kongres AS.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,19 persen menjadi 96,12 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1382 dolar AS dari 1,1362 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3063 dolar AS dari 1,2956 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7141 dolar dari 0,7118 dolar.

Dolar AS dibeli 109,57 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,29 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9947 franc Swiss dari 0,9970 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3343 dolar Kanada dari 1,3349 dolar Kanada. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru