Dharma Satya Nusantara (DSNG) Tawarkan Obligasi Rp 500 Miliar

- Pewarta

Kamis, 18 Juni 2020 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) tawarkan obligasi berkelanjutan I Dharma Satya Nusantara Tahap I tahun 2020 sebanyak-banyaknya Rp500 miliar .

DSNG dalam keterbukaan informasi BEI Rabu (17/6/2020) menyebutkaan, surat utang dengan peringkat efek idA- itu akan ditawarkan dalam dua seri. Pertama, seri A yang akan jatuh tempo 22 Juli 2023 dan seri B akan jatuh tempo pada tanggal 22 Juli 2025.

Untuk itu perseroan telah menunjuk Mandiri Sekuritas dan BCA Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi. Kedua, penjamin emisi efek itu telah menyatakan menjamin dengan secara kesanggupan penuh penyerapan penerbitan surat utang tersebut dan dalam arangka penawaran umum Obligasi, perseroan menunjuk PT Bank Mega Tbk (MEGA) sebagai wali amanat sesuia dengan ketentuan dalam perjanjian perwaliamanatan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rencananya, perseroan akan melakukan penawaran awal pada tanggal 18 Juni hingga 2 Juli 2020, setelah mendapatkan pernyataan efektif pada tanggal 14 Juli 2020 maka perseroan akan melakukan penawaran pada tanggal 16-17 Juli 2020 dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 23 Juli 2020.

Dana hasil penawaran umum tersebut akan digunakan untuk melunasi sebagian pinjaman perseroan senilai Rp329,96 miliar dan sisanya akan dipinjamkan kembali kepada anak usaha, PT Swakarsa Sinarsentosa. Oleh anak usaha, dana tersebut akan digunakan untuk melunasi sebagian pokok pinjaman dan modal kerja.

Untuk diketahui, hingga 31 Maret 2020 perseroan mencatatkan kewajiban jangka pendek sebesar Rp2,62 triliun dan kewajiban jangka panjang sebesar Rp5,5 triliun. (mit)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru