Bursa Saham Australia Dibuka Turun, Dipicu Harga Minyak Jatuh

- Pewarta

Rabu, 20 November 2019 - 03:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Saham Australia Dibuka Turun, Dipicu Harga Minyak Jatuh

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Australia telah dibuka melemah pada perdagangan Rabu pagi (20/11/2019), karena penurunan tajam harga minyak global yang membebani sektor energi.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 53,10 poin atau 0,78 persen menjadi 6.761,10 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 50,70 poin atau 0,73 persen pada 6.863,40 poin.

“Harga minyak mentah turun sekitar tiga persen semalam karena meningkatnya kekhawatiran atas kurangnya berita tentang perjanjian perdagangan antara China dan AS,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy kepada investor dalam catatan pagi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pedagang mengantisipasi kenaikan mingguan keempat dalam persediaan minyak AS – bukti yang jelas dari berkurangnya permintaan.”

Akibatnya, McCarthy mengatakan pasar Asia Pasifik melihat pembukaan yang lebih lemah setelah pasar berjangka jatuh semalam.

“[Namun] data perdagangan di Jepang dan keputusan bank sentral China (People’s Bank of China) tentang suku bunga pinjaman jangka panjang dapat membentuk perdagangan menjelang rilis risalah pertemuan FOMC (Komite Pasar Terbuka Federal) AS malam ini,” tambahnya.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,58 persen, Westpac Bank turun 2,02 persen, National Australia Bank turun 1,17 persen dan ANZ turun 1,04 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih rendah dengan BHP turun 0,27 persen, Rio Tinto turun 0,32 persen, Fortescue Metals naik 0,22 persen dan penambang emas Newcrest turun 1,05 persen.

Saham produsen-produsen minyak dan gas merosot dengan Woodside Petroleum turun 0,93 persen, Santos turun 1,97 persen dan Oil Search turun 1,83 persen. Baca juga: Harga minyak jatuh, dipicu cemas pasokan berlebih dan sengketa dagang

Saham supermarket terbesar di Australia melemah dengan Coles Group turun 0,76 persen dan Woolworths turun 0,89 persen.

Sementara saham raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah, operator nasional Qantas turun 0,56 persen dan perusahaan biomedis CSL berkurang 0,88 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru