BEI Revisi Target IPO Menjadi 54 Emiten Baru

- Pewarta

Sabtu, 10 April 2021 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Bursa Efek Indonesia (BEI) merevisi target penawaran umum perdana saham (IPO) atau perusahaan tercatat tahun 2021 dari sebelumnya 30 menjadi 54 emiten baru.

Hal ini melihat  tingginya animo perusahaan yang berniat mencatatkan sahamnya di pasar modal seiring dengan keyakinan pulihnya perekonomian tahun ini.

Baca Juga: Investor Saham Di NTT Meningkat Drastis, BEI Sebut Sudah Capai 8.634

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 “Sudah ada revisi target IPO baru jadi 54 ya, kalau tidak salah, jadi merevisi target semula terlalu moderat karena perkembangan terakhir cukup optimis,”kata Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi di Jakarta, dalam keterangan yang dikutip mediaemiten.com.

Menurutnya, dampak pandemi Covid-19 yang dikahwatirkan akan menekan minat perusahaan menggalang dana di pasar modal, tidak terjadi dan hal ini terlihat dari pengamatan selama satu kuartal ini yang tren IPO terus tumbuh.

Berbekal hal tersebut, BEI optimistis target revisi bakal tercapai karena tingginya minat IPO.

Hasan menambahkan, peningkatan jumlah target emiten baru itu juga di dasari oleh hasil diskusi terarah dengan para anggota bursa yang selama ini menjadi penjamin emisi efek bersifat ekuitas.

“Dari masukan anggota bursa yang tengah mempersiapkan calon emiten baru dan penilaian BEI kondisi terkini maka kami dapat lakukan peningkatan target emiten baru,” katanya.

Hingga tanggal 7 April 2021, BEI sudah mencatatkan 7 emiten baru.

Namun masih terdapat 22 perusahaan tengah menunggu pernyataan efektif IPO dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebelumnya, pada awal tahun ini BEI hanya memasang target 30 emiten baru.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna pernah mengatakan prospek IPO di tahun ini akan melebih target dari tahun lalu dan melesat dari target yang ditentukan,

”Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah total dana IPO meningkat 11% dari Rp2,7 triliun menjadi Rp3 triliun,”ujarnya.

Dari sisi jumlah pipeline pun meningkat sebesar 120% dibanding pada periode yang sama pada tahun lalu.

Hal tersebut, menurut Nyoman menggambarkan besarnya kepercayaan dan optimisme para pengusaha di Indonesia akan pemulihan perekonomian dan juga terhadap pasar modal Indonesia pada 2021.

Melihat kondisi tersebut, setelah kuartal satu ini BEI optimistis terkait dengan prospek IPO tahun 2021.

Baca Juga: Selamat Jalan Mbah, Ayahanda Wartawan Senior Budi Purnomo Telah Tiada

Sampai dengan 30 Maret 2021, terdapat 11 perusahaan tercatat baru saham di BEI dan masih terdapat 22 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI dengan setidaknya terdapat dua perusahaan yang diharapkan akan tercatat pada waktu dekat ini.

Adapun rincian pipeline berdasarkan sektor adalah dua perusahaan dari sektor energi, tiga perusahaan dari sektor barang baku, dua perusahaan dari sektor perindustrian, dua perusahaan dari sektor barang konsumen primer, enam perusahaan dari sektor barang konsumen nonprimer, tiga perusahaan dari sektor properti dan real estat, tiga perusahaan dari sektor teknologi, dan satu perusahaan dari sektor infrastruktur. (BAN)

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru