BBNI Bagi Dividen Rp 7,32 Triliun

- Pewarta

Rabu, 15 Maret 2023 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT Bank BNI, Royke Tumilaar/Dok.

Direktur Utama PT Bank BNI, Royke Tumilaar/Dok.

MEDIA EMITEN -PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan membagikan dividen sebesar 40% dari laba bersih perseroan dengan total dividen senilai total Rp 7,32 triliun.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2022 telah menyetujui pembagian dividen dari 40% laba bersih perseroan. Nilai dividen tersebut naik 2,69 kali lipat dari total dividen tahun buku 2021 yang sebesar Rp 2,72 triliun.

Dengan demikian, nilai dividen per lembar saham kali ini ditetapkan Rp 392,78, naik dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 146.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, komposisi saham milik pemerintah yang sebesar 60%, maka perseroan akan menyetorkan dividen senilai Rp 4,39 triliun ke rekening Kas Umum Negara.

“Kepemilikan 40% saham publik senilai Rp 2,92 triliun akan diberikan kepada pemegang saham sesuai dengan porsi kepemilikannya masing-masing,” kata Royke dalam konferensi pers RUPST Tahun Buku 2022 BNI, Rabu 15 Maret 2023.

Ia menjelaskan, sebesar 60% dari laba bersih perseroan atau senilai Rp 10,98 triliun akan digunakan sebagai saldo laba ditahan untuk pengembangan usaha berkelanjutan BNI ke depan. Perseroan tetap optimis dapat membukukan pertumbuhan kinerja positif seiring dengan agenda transformasi yang masih berjalan di 2023.

Royke menjelaskan, kenaikan rasio pembayaran dividen menjadi 40% di tahun ini dilakukan seiring dengan kinerja keuangan perseroan yang terus membaik dengan capaian laba Rp 18,3 triliun di 2022.

Sementara itu, kinerja keuangan BBNI juga sangat solid. Perseroan juga mampu mengelola rasio kecukupan permodalan atau Capital Adequacy Ratio (CAR) pada level yang sehat mencapai 19,3% di Desember 2022. Dengan demikian, BBNI memiliki kapasitas untuk membagi dividen dengan rasio dan nilai yang lebih besar.  

“Dengan nilai dividen per lembar saham tahun ini sebesar Rp 392,78, jika dibandingkan dengan harga saham perseroan saat ini di kisaran Rp 9.000, maka dividend yield-nya mencapai di atas 4%,” imbuh dia.

Ia berharap, pembagian dividen ini sejalan dengan komitmen untuk memberikan imbal hasil investasi yang optimal bagi pemegang saham.

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru