MEDIA EMITEN – Investorl asing terus keluar dari Bursa Efek Indonesia dengan mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham Rp 308,23 miliar di semua pasar. Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 56,66 poin (0,85%) menjadi 6.646,41.
Pelemahan IHSG seiring dengan turunnya indeks mayoritas saham Asia karena kekhawatiran resesi ekonomi global. Selain itu, terkoreksinya harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, timah, dan emas, menjadi katalis negatif bagi IHSG.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dimana sektor barang baku turun paling dalam yaitu minus 1,43%, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor teknologi masing-masing minus 1,17% dan minus 1,05%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor barang konsumen primer dan sektor kesehatan masing-masing sebesar 0,78% dan 0,53%.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.003.763 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,58 miliar lembar saham senilai Rp10,63 triliun. Sebanyak 193 saham naik, 335 saham menurun, dan 153 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 315,82 poin atau 1,2% ke 26.107,65, indeks Hang Seng turun 266,41 poin atau 1,22% ke 21.586,66, dan indeks Straits Times terkoreksi 2,07 poin atau 0,07% ke 3.102,04.






