MEDIA EMITEN – Setelah keluar berhari-hari, investor asing ada perdagangan Kamis 19 Januari 2023 mulai masuk kembali ke Bursa Efek Indonesia dengan mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) saham senilai Rp 709,05 miliar di seluruh pasar dan Rp 647,36 miliar di pasar reguler.
Hal ini menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 54,12 poin atau sekitar 0,80% ke level 6.819,91. Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat menguat 0,84% ke level 937,613.
Net foreign buy terbanyak terjadi ada saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 147,24 miliar, PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) Rp 136,01 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 118,87 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 110,74 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) senilai Rp 84,07 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) terbanyak saham oleh investor asing melanda saham PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) Rp 79,16 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 35,73 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 26,05 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 22,59 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 13,57 miliar.
Penguatan indeks didukung kenaikan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor industri naik 2,19%, sektor energi 1,34%, sektor properti 1,18%, sektor kesehatan 1,62%, dan sektor keuangan 0,81%. Sebaliknya saham transportasi turun tipis 0,08%.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; INRU naik 160 point atau menguat 25,00% ke level 800. OMRE menguat 24,60% atau naik 155 point ke level 785. WAPO menguat 22,16% atau bertambah 41 point ke level 226. ERTX menguat 19,54% atau naik 68 point ke level 416. WMPP yang naik 16 point atau menguat 17,77% ke level 106.
Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; FMII turun -28 point atau melemah -6,93% ke level 376. CITY melemah -6,92% atau koreksi -9 point ke level 121. ZATA terkoreksi -6 point atau melemah -6,89% ke level 81. CBRE turun -10 point atau melemah -6,89% ke level 135. MOLI melemah -14 point atau turun -6,86% ke level 190.
Baca Juga:
WALOVI Perluas Jangkauan di ASEAN, Gandeng Hong Xin Da untuk Perkuat Distribusi Produk di Singapura
Resmi Debutkan E5 PLUS Setir Kanan di Hong Kong, DFSK Percepat Ekspansi Global
Sementara itu, indeks saham di kawasan Asia ditutu bervariasi dengan kecenderungan turun karena investor mempertimbangkan risiko terjadinya perlambatan ekonomi global dan arah pergerakan suku bunga Bank Sentra AS (The Fed).
Indeks Nikkei melemah 385,9 poin atau 1,44% ke 26.405,1, Indeks Hang Seng turun 27,02 poin atau 0,12% ke 21.650,9, Indeks Shanghai meningkat 15,87 poin atau 0,49%ke 3.240,2, dan Indeks Strait Times terkoreksi 10,8 poin atau 0,33% ke 3.278,7.






