Aksi Profit Taking Tekan IHSG Turun 0,74%

- Pewarta

Selasa, 8 November 2022 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Layar monitor pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

Foto ilustrasi: Layar monitor pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

MEDIA EMITEN – Ketidakpastian ekonomi global membuat investor melakukan aksi profit taking (ambil untung) yang akhirnya menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa 8 November 2022. IHSG ditutup melemah 52,27 poin atau 0,74% menjadi 7.050,13.

Turunnya sejumlah harga komoditas, salah satunya batubara, membuat sektor tersebut mengalami koreksi dalam. Sentimen positif dari dalam negeri seperti penguatan rupiah dan naiknya i Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Oktober 2022 tak mampu menahan penurunan IHSG.

Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) mencatat, IKK Oktober 2022 sebesar 120,3, lebih tinggi dibandingkan 117,2 pada bulan sebelumnya. Angka IKK secara konsisten tetap berada di zona optimis yakni di atas 100.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor terkoreksi dengan sektor barang baku turun paling dalam 1,62%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor keuangan masing-masing turun 1,07% dan 0,83%.

Sedangkan tujuh sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi 1,29%, diikuti sektor perindustrian dan sektor kesehatan masing-masing naik 0,84% dan 0,54%.

Penurunan IHSG diiring oleh aksi jual asing yang membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 193,67 miliar di semua pasar, sedang di pasar reguler tercatat net sell sebesar Rp 189,03 miliar.

Beberapa saham yang mencatatkan net sell, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 75,96 miliar, PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) Rp 58,43 miliar, PT Indomegah Tambang Raya Tbk (ITMG) Rp 54,74 miliar, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 40,14 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 25,21 miliar.

Sebaliknya penjualan bersih (net buy) melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 57,46 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 32,75 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 27,59 miliar, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) sebanyak Rp 18,32 miliar, dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 17,30 miliar.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BSBK, CBUT, OMED, KRYA, dan BNBR. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni NANO, ELSA, DMAS, PBRX, dan SMGR.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.409.959 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,31 miliar lembar saham senilai Rp12,17 triliun. Sebanyak 235 saham naik, 276 saham menurun, dan 197 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 344,47 atau 1,25% ke 27.872,11 Indeks Hang Seng turun 38,6 atau 0,23% ke 16.557,31, Indeks Shanghai terkoreksi 13,33 poin atau 0,43% ke 3.064,49, dan Indeks Straits Times menguat 4,52 poin atau 0,14% ke 3.145,83.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru