AJB Bumiputera Punya Kemampuan Bayar Klaim, Namun Terkendala Komposisi Aset

- Pewarta

Selasa, 5 September 2023 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJB Bumiputera)/IST.

Foto ilustrasi: Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJB Bumiputera)/IST.

MEDIA EMITEN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (Bumiputera/AJBB) memiliki dana untuk membayarkan tunggakan klaim yang ada. Namun demikian, pembayaran utang klaim tersebut terkendala komposisi aset yang dimiliki perusahaan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyonomengatakan, OJK telah menyatakan tidak keberatan atas rencana penyehatan keuangan (RPK) yang disampaikan Bumiputera.

Program penyehatan dari Bumiputera adalah dilakukan penurunan nilai manfaat dari polis. Rata-rata penurunan nilai polis sebesar 47% yang dituangkan dalam rencana penyehatan keuangan (RPK),” kata Ogi dalam konferensi pers daring, Selasa 5 September 2023.

Langkah penurunan nilai manfaat polis itu membuahkan hasil untuk aspek keuangan perusahaan. Per Juli, total liabilitas atau kewajiban terpangkas hingga 58,54% per Juli 2023 menjadi Rp 13,69 triliun, dari periode sama tahun sebelumnya menembus Rp 33,02 triliun.

Tercermin utang klaim yang turun 45,73% year on year (yoy) pada Juni 2023, dari Rp 12,83 triliun menjadi Rp 6,69 triliun. Begitu juga pos pencadangan premi yang menyusut sampai 69,26% (yoy), dari Rp 19,45 triliun menjadi Rp 5,98 triliun.

Meskipun memang ekuitas AJBB tercatat masih defisit Rp 3,16 triliun, bahkan bergerak menyusut signifikan sebesar 86,54% dari Juli 2022 sebesar Rp 23,47 triliun. Keberhasilan memangkas defisit ini selaras dengan upaya penyehatan keuangan yang dilakukan AJBB setahun belakangan ini.

Dengan kewajiban yang kian menyusut, Bumiputera dinilai lebih mampu membayarkan tunggakan klaim yang ada saat ini. Ogi bilang, Manajemen Bumiputera pun terus melakukan sosialisasi kebijakan pemangkasan nilai manfaat polis yang pada gilirannya diikuti pembayaran klaim.

“Dimana sampai Juni 2023, pembayaran klaim itu sudah dilakukan kepada 43.808 pemegang polis dengan total klaim sebesar Rp 126,82 miliar,” kata Ogi.

Namun demikian, upaya pembayaran klaim asuransi berkonsep mutual tidak selalu mulus. Ogi menyatakan, pembayaran klaim AJBB menemui kendala karena tidak memiliki aset yang likuid.

“Mereka secara keuangan mampu membayarkan klaim tersebut namun butuh waktu karena fixed asset atau dalam bentuk tanah dan bangunan, itu harus dijual lebih dahulu,” ungkap Ogi.

Laporan keuangan AJBB menyebutkan, total aset atau kekayaan Bumiputera bertambah 10,28% (yoy) menjadi Rp 10,53 triliun per Juli 2023. Mayoritas aset perusahaan adalah tanah dan bangunan untuk investasi senilai Rp 4,40 triliun dan bukan investasi sebesar Rp 2,69 triliun.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Sementara beberapa kekayaan lainnya ditaruh AJBB pada instrumen surat berharga negara senilai Rp 774,59 miliar dan penyertaan langsung senilai Rp 607,03 miliar.

Berita Terkait

Kami Mengucapkan Selamat Bertugas kepada Bapak Sudaryono Sebagai Wakil Menteri Pertanian RI
Menko Airlangga Hartarto Tanggapi Wacana Pembatasan Pembelian Bahan Bakar Minyak Bersubsidi
Kejaksaan Agung Sita Pertambangan Komoditas Nikel Milik Terpidana Heru Hidayat di Sulawesi Selatan
Terungkap OJK, Penyalahgunaan Dana Investor yang Dititipkan kepada Influencer Ahmad Rafif Raya
Penanganan Kasus Tambang Emas Tanpa Izin di Ketapang Diserahkan Ditjen Minerba ke Kejaksaan Negeri
Dapat Dukungan, Rencana Pembentukan Pansus Dugaan Mark Up Impor 2,2 Juta Ton Beras dari Vietnam
Dapat Dukungan, Rencana Pembentukan Pansus Dugaan Mark Up Impor 2,2 Juta Ton Beras dari Vietnam
BNSP Berikan Sertifikat Lisensi kepada LSP IKEPAMI, Dukung Kualitas SDM Pasar Modal Indonesia
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 14:30 WIB

Kami Mengucapkan Selamat Bertugas kepada Bapak Sudaryono Sebagai Wakil Menteri Pertanian RI

Rabu, 17 Juli 2024 - 08:29 WIB

Menko Airlangga Hartarto Tanggapi Wacana Pembatasan Pembelian Bahan Bakar Minyak Bersubsidi

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:28 WIB

Kejaksaan Agung Sita Pertambangan Komoditas Nikel Milik Terpidana Heru Hidayat di Sulawesi Selatan

Rabu, 10 Juli 2024 - 10:28 WIB

Terungkap OJK, Penyalahgunaan Dana Investor yang Dititipkan kepada Influencer Ahmad Rafif Raya

Rabu, 10 Juli 2024 - 08:19 WIB

Penanganan Kasus Tambang Emas Tanpa Izin di Ketapang Diserahkan Ditjen Minerba ke Kejaksaan Negeri

Sabtu, 6 Juli 2024 - 09:21 WIB

Dapat Dukungan, Rencana Pembentukan Pansus Dugaan Mark Up Impor 2,2 Juta Ton Beras dari Vietnam

Sabtu, 6 Juli 2024 - 08:35 WIB

Dapat Dukungan, Rencana Pembentukan Pansus Dugaan Mark Up Impor 2,2 Juta Ton Beras dari Vietnam

Jumat, 5 Juli 2024 - 21:22 WIB

BNSP Berikan Sertifikat Lisensi kepada LSP IKEPAMI, Dukung Kualitas SDM Pasar Modal Indonesia

Berita Terbaru