Cadangan Devisa Turun 1,5 Miliar Dolar pada Juli

- Pewarta

Rabu, 8 Agustus 2018 - 03:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Bank Indonesia mencatat cadangan devisa mengalami penurunan 1,5 miliar dolar AS pada Juli 2018 menjadi 118,3 miliar dolar AS dari posisi 119,8 miliar dolar AS pada Juni 2018 karena digunakan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah dan membayar utang luar negeri pemerintah.

Bank Sentral menyebutkan jumlah cadangan devisa saat ini masih cukup menopang ketahanan sektor eksternal dan menjaga stabilitas makroekonomi serta sistem keuangan. Meski, jika melihat data BI, jumlah cadangan devisa terus menurun sejak awal 2018.

“Meskipun lebih rendah dibandingkan dengan 119,8 miliar dolar AS pada akhir Juni 2018, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan impor selama 6,9 bulan atau 6,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Artinya, cadangan devisa masih berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor,” kata Direktur Departemen Komunikasi BI Arbonas Hutabarat dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (7/8/2018).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ke depan, BI memandang cadangan devisa tetap memadai didukung keyakinan terhadap stabilitas dan prospek perekonomian domestik yang tetap baik, dan kinerja ekspor yang tetap positif.

Menurut data BI, posisi cadangan devisa per Januari 2018 sebesar 131,9 miliar dolar AS, kemudian turun pada Februari 2018 menjadi 128,06 miliar dolar AS.

Selanjutnya, cadangan devisa turun lagi pada Maret 2018 menjadi 126 miliar dolar AS dan posisi April 2018, turun menjadi 124,9 miliar dolar AS.

Pada Mei 2018, cadangan devisa Indonesia menurun 1,1 miliar dolar AS menjadi 122 miliar dolar AS dan Juni 2018, kembali melorot 3,1 miliar dolar AS menjadi 119,8 miliar dolar AS. (iap)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru