Mediaemiten.com, Jakarta – Pada Kamis tanggal 28 Juni 2018 menjadi hari terakhir bagi Tito Sulistio cs untuk berkantor di Gedung Bursa Efek Indonesia di jantung kota Jakarta jalan Jenderal Sudirman.
Dalam hajat suksesi kepemimpinan direksi BEI, Tito cs harus menerima keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengangkat Inarno Djajadi dan kawan-kawan dan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Jumat 29 Juni 2018.
Banyak prestasi yang telah ditoreh direksi BEI di bawah kepemimpinan Tito sulistio, peningkatan jumlah investor, peningkatan transaksi perdagangan hingga emiten yang terus bertambah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kata sambutan acara perpisahan dengan para karyawan BEI, Tito menyebutkan keberhasilan prestasi otoritas bursa ini karena kerja sama tim yang baik.
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras kita semua. Terima kasih untuk teman-teman,” kata Tito. Sebagai wujud apresiasi, penggemar motor gede (moge) ini memberikan penghargaan kepada sejumlah karyawan dengan memberikan barang-barang pribadinya.
Acara ini dimulai dengan peluncuran buku ‘Aku Mau: 50 Alasan Mengapa Nabung Saham. Kampanye Yuk Nabung Saham memang menjadi jargon para direksi saat ini ketika pertama kali menjabat.
“Pada tahun 2015 ada usulan untuk membuat program nabung saham. Direksi menyambut positif dan saya menekankan agar ini menjadi program nasional. Alhamdulillah, kampanye Yuk Nabung Saham dibuka oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla dan ini menjadi ujung tombak aktivitas kita,” ucap alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Baca Juga:
Hikvision Hadirkan Guanlan Encoding, Teknologi AI yang Pangkas Biaya Penyimpanan Video hingga 50%
BACA SELANJUTNYA : Meluncurkan Buku : 50 Alasan, Mengapa Menabung Saham
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







