Tito Sulistio : Kita Semua adalah Pegawai Kontrakan
Tito menyebutkan dirinya dan kawan-kawan hanyalah pegawai kontrakan.
“Like it or not saya bilang saya pegawai kontrakan dan anda semua pemilik perusahaan ini. Saya senang yang kerja sejak dari bawah ada yang menjadi direksi,” ucapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana berubah menjadi mengharu-biru ketika Tito mulai memanggil beberapa karyawan untuk memberikan penghargaan.
Pertama dia memanggil Johanes Liaw, karyawan BEI yang juga mencalonkan direksi bursa meskipun tak terpilih. Johanes sudah bekerja puluhan tahun sejak masih berbentuk Bursa Efek Jakarta.
“Saya akan memberikan pin direksi BEI. Pak Jo sebenarnya pantas untuk menjadi direksi BEI.”
Selanjutnya Tito memanggil Alit dan Rusi, dua karyawan yang sering lembur hingga terpaksa tidur di kantor. Ia memberikan hadiah bantal yang salah satunya berbetuk tengkorak, bantal kesukaannya.
“Saya punya barang yang selalu saya pakai kalau tidur di kantor, mudah-mudah bisa dipakai. Maafkan saya karena membuat kalian kerja begitu keras sehingga terpaksa harus tidur di kantor,” ujar Tito.
Baca Juga:
Hikvision Hadirkan Guanlan Encoding, Teknologi AI yang Pangkas Biaya Penyimpanan Video hingga 50%
Kemudian dia memanggil karyawan petugas teknisi. Dia memberikan kemeja seragam kesayangannya yang kebetulan sedang dia pakai. Tito tanpa merasa malu membuka bajunya hingga hanya memakai kaos dalam.
Terakhir dia menyerahkan kartu id karyawan BEI-nya.
“Ini kartu dari awal menjabat selalu saya pakai sampai saat tidur hingga menikahkan dua anak saya. Hari ini terakhir saya pakai dan akan saya kembalikan,” tambahnya.
Acara ditutup dengan tayangan foto-foto para direksi selama menjabat. Setelah tak lagi menjadi nakhoda BEI, amanah baru menanti Tito.
Baca Juga:
SK Innovation E&S Memimpin Inovasi dalam Ekosistem Startup untuk Pemuda di Indonesia
CGTN: 75 Tahun Xizang: Harmoni Pembangunan dan Pelestarian Budaya Ciptakan “Keajaiban di Atap Dunia”
ZTE Rilis Laporan Keberlanjutan 2025, Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat AI
Ia didapuk menjadi Direktur Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada TBK. Usai acara Tito segera bergegas ke kantor barunya PT CMNP. (iwan/chepy)








