Rupiah Senin Sore Melemah Dipengaruhi Turunnya Pertumbuhan Ekonomi China

- Pewarta

Selasa, 22 Januari 2019 - 01:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (21/1/2019) melemah sebesar 49 poin ke posisi Rp14.227 dibandingkan sebelumnya Rp14.178 per dolar AS.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta di Jakarta, Senin (21/1/2019), mengatakan, melemahnya nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh turunnya pertumbuhan ekonomi China.

BACA JUGA : Rupiah Senin Pagi Dibuka Menguat Menjadi Rp14.178

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurunnya kinerja GDP Tiongkok turut memengaruhi pelemahan rupiah secara tidak langsung, sebab posisi dolar AS cenderung terapresiasi terhadap Yuan,” ujar Nafan.

Pertumbuhan ekonomi China pada kuartal IV-2018 mencapai 6,4 persen, lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya 6,5 persen.

Tingkat pertumbuhan pada triwulan terakhir tahun lalu itu adalah ekspansi terlemah sejak krisis keuangan dan menambah kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global yang lebih tajam.

Para pembuat kebijakan China diperkirakan akan meningkatkan dukungan untuk ekonomi tahun ini guna mencegah pelambatan yang lebih tajam, tetapi para analis mengatakan kegiatan mungkin tidak stabil sampai musim panas, menambah tekanan pada China untuk mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat guna mengakhiri perang dagang mereka.

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi sendiri dibuka menguat Rp14.213 per dolar AS. Rupiah kemudian sempat bergerak menguat 14 poin menjadi Rp14.178 per dolar AS, namun kemudian kembali melemah hingga sore hari.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (18/1), tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp14.212 dibanding sebelumnya (17/1) di posisi Rp14.182 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru