Pasar Saham Australia Berakhir Hampir Datar

- Pewarta

Jumat, 16 November 2018 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia berakhir hampir datar pada perdagangan Jumat (16/11/2018), dengan kerugian selama seminggu mencapai sebesar 3,2 persen.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 5,40 poin atau 0,094 persen menjadi 5.730,60 persen, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 2,40 atau 0,41 persen menjadi 5.822,80 poin.

“Keuntungan memudar pada jam terakhir perdagangan, karena pasar tertekan oleh pelemahan di sektor keuangan, ritel, telekomunikasi dan industri,” kata analis pasar Commsec, Elvina Simpson.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama seminggu, indeks jatuh 3,2 persen, terpukul oleh penurunan 4,7 persen di sektor keuangan, penurunan 3,1 persen di sektor material dan penurunan 2,3 persen di sektor energi.”

Saham-saham teknologi informasi melihat kenaikan terbesar pada Jumat mengimbangi kemerosot pada awal pekan ini, dan saham-saham material juga menguat lebih tinggi, dibandingkan dengan keuangan dan energi yang keduanya datar untuk hari ini.

Di sektor keuangan, sebut Xinhua, bank-bank besar Australia bervariasi, dengan Commonwealth Bank naik tipis 0,06 persen, Westpac Bank turun 0,28 persen, ANZ turun 0,12 persen dan National Australia Bank turun 0,46 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi, dengan BHP naik 1,00 persen, Rio Tinto naik 1,89 persen dan Fortescue Metals melonjak 3,78 persen, namun penambang emas Newcrest turun 0,82 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Woodside Petroleum turun 0,12 persen, Oil Search turun 0,79 persen dan Santos turun 0,64 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia jatuh, dengan Wesfarmers turun 2,16 persen dan Woolworth melemah 0,66 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah, maskapai penerbangan nasional Qantas kehilangan 1,39 persen dan perusahaan biomedis CSL menyusut 0,32 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru