Inflasi AS Capai 4,9% di Bawah Ekspektasi

- Pewarta

Rabu, 10 Mei 2023 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Inflasi AS di bawah ekspektasi /Dok.

Foto ilustrasi: Inflasi AS di bawah ekspektasi /Dok.

MEDIA EMITEN – Inflasi AS pada April 2023 tercatat 4,9% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini di bawah ekspektasi ekonom sebesar 5%.

Menurut laporan Departemen Tenaga Kerja yang dirilis Rabu 10 Mei 2023, indeks harga konsumen (CPI) yang mengukur biaya barang dan jasa di Amerika naik 0,4% untuk bulan ini, sesuai perkiraan.

Inflasi inti yang tidak termasuk harga bergejolak tercatat 5,5% YoY pada April 2023. Angka itu sedikit menurun dibandingkan dengan Maret 2023 sebesar 5,6% YoY dan sesuai dengan ekspektasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, inflasi secara bulanan (month to month/mtm) naik dari 0,1% dibanding Maret 2023 menjadi 0,4% pada April 2023, sesuai ekspektasi.

Peningkatan tempat tinggal, bensin, dan kendaraan bekas mendorong indeks lebih tinggi. Ini sedikit diimbangi oleh penurunan harga bahan bakar minyak, kendaraan baru, dan makanan di dalam negeri.

Pasar bereaksi positif terhadap berita tersebut, dengan masa depan berubah positif karena imbal hasil (yield) Treasury lebih rendah.

Pembacaan CPI telah mendingin sejak memuncak sekitar 9% pada Juni 2022. Namun, inflasi AS masih bertahan jauh di atas target tahunan Fed sebesar 2%.

Laporan terbaru ini memberikan kabar baik dan buruk untuk inflasi, karena pejabat Fed mempertimbangkan langkah selanjutnya terkait kebijakan suku bunga.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru