MEDIA EMITEN – Harga minyak mentah dunia lanjutkan penguatan pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) setelah OPEC+ mengumumkan memangkas produksi sebesar 1,16 juta barel per hari.
Minyak mentah berjangka Brent naik 6,31% ke US$ 84,93 per barel, mencatatkan kinerja harian terbaiknya sejak 21 Maret 2022. Minyak mentah West Texas Intermediate menguat 6,28%, menjadi US$ 80,42 per barel. Itu adalah kenaikan harian terbesar untuk WTI sejak 12 April 2022, ketika naik 6,69%.
Pemotongan sukarela anggota OPEC+ akan dimulai pada Mei dan berjalan hingga akhir 2023. Arab Saudi mengatakan itu adalah “tindakan pencegahan” yang ditargetkan untuk menstabilkan pasar minyak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah tersebut diambil setelah keputusan Rusia untuk memangkas produksi minyak sebesar 500.000 barel per hari hingga akhir tahun 2023.
Selain pengurangan produksi Arab Saudi sebesar 500.000 barel per hari, negara-negara anggota lainnya juga telah berjanji untuk memangkas: UEA akan memangkas produksi sebesar 144.000 barel per hari, sementara Kuwait, Oman, Irak, Aljazair, dan Kazakhstan juga akan mengurangi produksi.
“Rencana OPEC+ untuk pengurangan produksi lebih lanjut dapat mendorong harga minyak menuju angka US$ 100 lagi, mengingat pembukaan kembali Tiongkok dan pengurangan produksi Rusia sebagai langkah pembalasan terhadap sanksi barat,” analis CMC Markets Tina Teng mengatakan kepada CNBC international.







