MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) masih melanjutkan koreksi dan ditutup melemah 13,67 poin atau 0,21% ke posisi 6.628,1 pada Rabu 15 Maret 2023.
Berdasarkan data RTI, investor asing masih melanjutkan net sell di pasar reguler sebesar Rp 552,82 miliar, namun terdapat net buy di pasar negosiasi sebesar Rp 1,86 triliun, sehingga secara keseluruhan tercatat net buy Rp 1,31 triliun di seluruh pasar.
Investor masih dibayangi sentimen global terkait krisis keuangan Silicon Valley Bank (SVB) dan juga arah kebijakan Bank Sentral AS (The Fed). Dari dalam negeri, sentimen positif berpua neraca perdagangan Indonesia Februari 2023 kembali mencatatkan surplus sebesar US$ 5,48 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari kawasan Asia, kebijakan pencabutan zero COVID-19 oleh pemerintah China mendorong aktivitas kembali membaik, sehingga mendukung pemulihan industrial dan konsumsi.
People’s Bank of China (PBOC) menyuntikkan total 481 milyar yuan melalui fasilitas pinjaman jangka menengah (MLF) selama satu tahun kepada beberapa institusi keuangan dan mempertahankan tingkat suku bunga tidak berubah pada 2,75% untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi China.
Dibuka menguat, IHSG cenderung bergerak ke teritori negatif sampai penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan sebelas Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor menguat di mana sektor transportasi dan logistik paling tinggi sebesar 1,02%, diikuti sektor properti yang naik 0,33%.
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
Sedangkan, sembilan sektor melemah di mana sektor barang baku paling dalam sebesar 0,96%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor teknologi yang turun masing-masing 0,95% dan 0,92%.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu CUAN, TRIN, IRSX, MYTX dan HILL. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni DEWI, INTP, BSML, TOOL, dan LPKR.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.189.985 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,35 miliar lembar saham senilai Rp12,67 triliun. Sebanyak 232 saham naik, 320 saham menurun, dan 195 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 7,50 poin atau 0,03% ke 27.229,5, indeks Hang Seng menguat 291,90 poin atau 1,52% ke 19.539,8, indeks Shanghai menguat 18,00 poin atau 0,55% ke 3.263,3 dan indeks Strait Times menguat 41,92 poin atau 1,34% ke 3.171,6.







