Wall Street Menguat, Dow Naik Lebih 300 Poin

- Pewarta

Jumat, 3 Maret 2023 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Bursa Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), dengan Dow naik lebih 300 poin.

Pasar mendaat sentimen dari turunnya imbal hasil obligasi pemerintah dari level tertinggi sebelumnya menyusul komentar Presiden Federal Reserve Atlanta Raphael Bostic tentang jalur kenaikan suku bunga yang disukainya untuk bank sentral.

Dow Jones Industrial Average naik 341,73 poin, atau 1,05%, ditutup pada 33.003,57. S&P 500 naik 0,76% menjadi 3.981,35 dan Nasdaq Composite bertambah 0,73%, jadi 11.462,98.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

S&P 500 dan Nasdaq berada di bawah tekanan pada sebelumnya. Namun, pasar berbalik pada sore hari setelah Presiden Federal Reserve Atlanta Raphael Bostic mengatakan “dengan tegas” mendukung kenaikan seperempat poin.

Suku bunga ditekan lebih tinggi, dengan imbal hasil tenor 10 tahun yang menjadi acuan mencapai 4%.

Lonjakan biaya tenaga kerja dan turunnya klaim pengangguran yang dilaporkan Kamis pagi menunjukkan kemungkinan bahwa Fed akan menaikkan suku bunga acuannya 0,25 poin persentase akhir bulan ini.

Wall Street bervariasi pada Rabu. S&P 500 dan Nasdaq Composite jatuh dan Dow Jones membukukan kenaikan tipis. Rata-rata indeks utama berada di jalur mencatat minggu positif. Dow Jones diproyeksi menghentikan penurunan beruntun 4 minggu.

Kenaikan imbal hasil obligasi dan kekhawatiran potensi kenaikan bunga lebih besar dari perkiraan Federal Reserve telah memicu kekhawatiran investor dalam beberapa hari terakhir, mengurangi reli awal 2023.

Dalam pendapatan perusahaan, saham Salesforce dan Okta melonjak karena hasil kinerja dan proyeksi yang kuat.

Saham Tesla, yang populer di kalangan investor ritel, turun 5,8% setelah perusahaan gagal mengungkap detail kendaraan generasi mendatang.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru