Rupiah Makin Perkasa, Dekati Rp 15.000/Dolar AS

- Pewarta

Senin, 16 Januari 2023 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Rupiah menguat tajam terhadap dolar AS/Dok.

Foto ilustrasi: Rupiah menguat tajam terhadap dolar AS/Dok.

MEDIA EMITEN – Nilai tukar rupiah makin perkasa terhadap dolar AS, mendekati level psikologis Rp 15.000 per dolar AS. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia menguat ke posisi Rp15.019 per dolar AS pada Senin 16 Januari 2023.

Sementara itu, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore ditutup naik tajam didukung oleh surplus neraca perdagangan pada Desember 2022 dan revisi aturan Devisa Hasil Ekspor (DHE) oleh pemerintah.

Rupiah ditutup menguat 104 poin atau 0,68% ke posisi Rp15.045 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Jumat (13/1) Rp15.149 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2022 mengalami surplus US$ 3,89 miliar terutama berasal dari sektor nonmigas sebesar US$ 5,61 miliar, namun tereduksi oleh defisit sektor migas senilai US$ 1,72 miliar.

Nilai ekspor Indonesia Desember 2022 mencapai US$ 23,83 miliar atau turun 1,1% dibanding ekspor November 2022. Dibanding Desember 2021, nilai ekspor naik sebesar 6,58%.

Sementara nilai impor pada Desember 2022 mencapai US$ 19,94 miliar, naik 5,16% dibandingkan November 2022 atau turun 6,61%dibandingkan Desember 2021.

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia berencana merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam agar selaras dengan pertumbuhan ekspor dengan cadangan devisa.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu menyatakan revisi peraturan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dapat meningkatkan cadangan devisa nasional.

Berdasarkan PP Nomor 1/2019, hanya sektor pertambangan, perkebunan, kehutanan, dan perikanan, yang diwajibkan mengisi cadangan devisa dalam negeri. Selain menambah sektor komoditas ekspor, pemerintah juga akan meninjau lebih jauh terkait besaran jumlah yang harus masuk dalam cadangan devisa.

Dengan demikian, diharapkan peningkatan ekspor dan surplus neraca perdagangan akan sejalan dengan peningkatan cadangan devisa.

Penguatan rupiah juga didukung oleh momentum pelemahan dolar AS terhadap mata uang lainnya karena meningkatnya ekspektasi the Fed akan mengendurkan kenaikan suku bunga acuannya tahun ini akibat data inflasi Amerika Serikat (AS) terbaru yang memperlihatkan penurunan.

Ekspektasi terhadap kebijakan the Fed tersebut mendorong pelaku pasar masuk kembali ke aset berisiko.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru