MEDIA EMITEN –Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok 75,52 poin atau 1,1%menjadi 6.813,24 pada penutupan perdagangan Rabu 4 Januari 2023 seiring rontoknya harga saham-saham unggulan LQ 45. Indeks LQ45 turun 11,92 poin atau 1,27% ke posisi 928,53.
Sentimen resesi menghantui investor sehingga ada akhir perdagangan banyak yang menjual saham-sahamnya. Sementara itu, investor asing masih terus keluar dari pasar saham Indonesia dengan mencatatkan penjualan besih (net foreign sell) untuk hari ketiga berturut-turut sebesar Rp 437,65 miliar di seluruh pasar.
Net sell terbanyak pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 328,16 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 95,39 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 71,56 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 29,86 miliar, dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 26,46 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasar berhati-hati menjelang rilis risalah Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed). Namun pelaku pasar memprediksi adanya pemangkasan suku bunga acuan pada akhir 2023 dengan Fed Funds Rate diperkirakan berada di kisaran 4,25 – 4,5% pada Desember 2023.
Investor berharap risalah rapat The Fed akan memperlihatkan para pejabat The Fed mengurangi atau memperlambat rencana kenaikan suku bunga akibat munculnya sinyal perlambatan aktivitas ekonomi.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor terkoreksi dengan sektor energi turun paling dalam 3,2%, diikuti sektor perindustrian dan sektor kesehatan masing-masing turun 2,12% dan 1,78%. Sedangkan satu sektor meningkat yaitu sektor teknologi sebesar 0,24%.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu DCII, MKPI, SHID, INCO, dan IBST. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni DSSA, UNTR, ITMG, GGRM, dan INKP.
Baca Juga:
WALOVI Perluas Jangkauan di ASEAN, Gandeng Hong Xin Da untuk Perkuat Distribusi Produk di Singapura
Resmi Debutkan E5 PLUS Setir Kanan di Hong Kong, DFSK Percepat Ekspansi Global
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.194.895 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17 miliar lembar saham senilai Rp9,71 triliun. Sebanyak 164 saham naik, 369 saham menurun, dan 173 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei turun 377,6 atau 1,45% ke 25.716,9, Indeks Hang Seng naik 647,82 atau 3,22% ke 20.793,11, Indeks Shanghai menguat 7,01 poin atau 0,22% ke 3.123,52, dan Indeks Strait Times melemah 3,34 poin atau 0,1% ke 3.242,46.






