IHSG ke Zona Hijau, Meski Asing Masih Net Sell Rp 1,5 Triliun

- Pewarta

Senin, 12 Desember 2022 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil ditutup ke zona hijau meski investor asing terus melanjutkan aksi jual dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp 1,55 triliun di seluruh pasar.

IHSG ditutup menguat 19,33 poin atau 0,29% ke posisi 6.734,45. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 5,74 poin atau 0,61% ke posisi 938,75.

Sudah lebih dari sepekan asing terus keluar dari pasar saham dan mencatatkan net sell lebih dari Rp 1 triliun. Berdasarkan data RTI, dalam seminggu ini net foreign sell tercatat Rp 6,97 triliun di seluruh pasar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari ini, saham-saham dengan net sell terbanyak adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 368,55 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 272,31 miliar, PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) Rp 265,09 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 236,47 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 162,93 miliar.

Sebaliknya lima saham yang mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy), yaitu saham PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) Rp 139,37 miliar, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) Rp 91,06 miliar, PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) Rp 84,57 miliar, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 44,29 miliar, dan PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 23,86 miliar.

Pasar berhati-hati karena menunggu rilis data inflasi AS untuk menjadi sinyal terhadap sikap Federal Reserve terhadap kebijakan suku bunga acuannya pada pertemuan pekan ini. Investor secara luas saat ini memperkirakan The Fed akan menerapkan kenaikan suku bunga sebesar 50 bps dan berharap para pejabat akan berikan wawasan baru tentang prospek ekonomi AS dan kebijakan moneter.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dengan sektor barang konsumen primer turun paling dalam 1,21%, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor properti & real estat masing-masing turun 1,06% dan 0,78%. Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor teknologi dan sektor infrastruktur masing-masing naik sebesar 2,35% dan 0,24%.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MTPS, CHEM, WAPO, BBRM, dan KRYA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni NINE, ZATA, EMTK, ARTO, dan GOTO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 993.031 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,87 miliar lembar saham senilai Rp12,98 triliun. Sebanyak 316 saham naik, 226 saham menurun, dan 162 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 58,68 atau 0,21% ke 27.842,33, Indeks Hang Seng turun 437,24 atau 2,2% ke 19.463,63, Indeks Shanghai terkoreksi 27,91 poin atau 0,87% ke 3.179,04, dan Indeks Straits Times melemah 7,71 poin atau 0,24% ke 3.238,26.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru