Drama ARB Berjilid GOTO Belum Berakhir

- Pewarta

Kamis, 1 Desember 2022 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)/Dok.

Foto ilustrasi: PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)/Dok.

MEDIA EMITEN – Saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi pembicaraan pelaku pasar modal. Pasalnya sudah hari keempat saham tersebut terkena tekanan jual hingga terkena auto reject bawah (ARB) dan berada di level Rp 141 pada Kamis 1 Desember 2022.

Drama ARB berjilid GOTO tampaknya belum akan berakhir karena pada hari keempat ARB menyisakan antrian jual hingga lebih dari 200 juta lot. Investor GOTO panik menyusul berakhirnya lock up bagi pengendali sehingga menimbulkan kekhawatiran mereka akan exit dari perusahaan startup tersebut.

Kepanikan makin bertambah ketika terdapat crossing saham GOTO di rata-rata harga Rp 116 dengan nilai jumbo sebesar Rp 1,94 triliun. Padahal perusahaan yang IPO pada 11 April 2022 mematok harga Rp 338. Artinya, harga saham GOTO saat ini telah turun sangat dalam.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan RTI, harga saham GOTO telah turun 25% dalam seminggu ini dan turun 53,62% dalam enam bulan.

Pelemahan saham GOTO ikut menyeret harga saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mengingat Telkom melalui anak usahanya yakni Telkomsel memiliki saham GOTO melalui perjanjian konversi obligas ke saham dengan harga Rp 270.

Harga saham TLKM pada Kamis 1 Desember 2022 ditutup pada level Rp 3960 atau turun 1,98% dari hari sebelumnya. Dalam sepekan ini, harga TLKM terkoreksi 1,74%.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru