Sektor Energi Tekan IHSG Terkoreksi 0,39%

- Pewarta

Jumat, 25 November 2022 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Investor mencermati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Investor mencermati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi 27,37 poin atau 0,39% menjadi 7.053,15 pada penutupan perdagangan Jumat 25 November 2022.

Sentimen peningkatan kasus COVID-19 di China serta rencana G7 untuk memberlakukan pembatasan harga minyak Rusia membuat saham sektor energi mengalami koreksi.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dengan sektor energi turun paling dalam 1,31%, diikuti sektor teknologi dan sektor transportasi & logistik masing-masing turun 1,04% dan 0,63%. Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor barang konsumen non-primer dan sektor barang konsumen primer masing-masing 0,02%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tekanan IHSG juga didorong oleh aksi jual investor asing yang mencatatkan penjualan bersih (net foreign sell) saham di pasar reguler senilai Rp 232,82 miliar.

Lima saham dengan net sell terbanyak yakni saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 60,46 miliar, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp 50,60 miliar, PT Astra Interantional Tbk (ASII) Rp 46,14 miliar, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 39,42 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 33,41 miliar.

Sebaliknya pembelian bersih (net buy) saham melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 223,23 miliar, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Rp 38,24 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 18,40 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 17,69 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebanyak Rp 11,67 miliar.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu INDX, RAFI, MEDS, ZATA, dan KRYA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PICO, KIOS, WIRG, BBSS, dan BBYB.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.128.270 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 24,06 miliar lembar saham senilai Rp10,24 triliun. Sebanyak 189 saham naik, 320 saham menurun, dan 195 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 100,06 atau 0,35% ke 28.283,03, Indeks Hang Seng turun 87,32 atau 0,49% ke 17.573,58, Indeks Shanghai menguat 12,38 poin atau 0,4% ke 3.101,69, dan Indeks Straits Times terkoreksi 8,17 poin atau 0,25% ke 3.244,71.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru