Mayoritas Saham Asia Menguat, Respons Sinyal The Fed

- Pewarta

Senin, 24 Oktober 2022 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Saham di kawasan asia pasifik mayoritas dibuka menguat/DOk

Foto ilustrasi: Saham di kawasan asia pasifik mayoritas dibuka menguat/DOk

MEDIA EMITEN – Mayoritas indeks saham di Asia-Pasifik menguat pada pembukaan Senin 24 Oktober 2022, setelah saham AS melonjak pada akhir pekan. Pasar merespons laporan Wall Street Journal bahwa beberapa pejabat Fed terlalu khawatir tentang kebijakan pengetatan.

Di Australia, S&P/ASX 200 adalah 2% lebih tinggi.

Kospi di Korea Selatan naik 1,46%, dan Kosdaq bertambah 2,05%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nikkei 225 Jepang naik 1,14% dan Topix naik 0,82%.

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,7%. Pihak berwenang di Jepang dilaporkan melakukan intervensi di pasar valas pada hari Jumat, menyebabkan yen menguat tajam.

Pada hari Senin di Asia, mata uang sempat menguat ke level 145 tetapi terakhir di 148,27 per dolar.

Pada hari Jumat di AS, Dow Jones Industrial Average melonjak 748,97 poin, atau 2,47%, menjadi ditutup pada 31.082,56. S&P 500 naik 2,37% menjadi 3.752,75. Nasdaq Composite naik 2,31% menjadi 10.859,72.

Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis China ditutup pada akhir pekan, dengan loyalis Presiden Xi Jinping ditunjuk untuk membentuk kelompok kepemimpinan inti.

Pasar Singapura, Malaysia, dan India tutup untuk hari libur pada hari Senin. Akhir pekan ini, Bank of Japan akan bertemu, sementara Singapura dan Australia diperkirakan akan merilis data inflasi.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru