Saham Asia Dibuka Menguat, Setelah Reli di Wall Street

- Pewarta

Rabu, 5 Oktober 2022 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Indeks saham kawasan Asia mayoritas dibuka naik/Dok.

Foto ilustrasi: Indeks saham kawasan Asia mayoritas dibuka naik/Dok.

MEDIA EMITEN – Mayoritas indeks bursa saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Rabu 5 Oktober 2022, setelah reli saham-saham di Wall Street untuk hari kedua.

Nikkei 225 di Jepang naik 0,66% pada perdagangan pagi, kembali di atas level 27.000, sedangkan Topix bertambah 0,72%.

Di Korea Selatan, Kospi naik 1,48% dan Kosdaq naik 1,36%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

S&P/ASX 200 Australia naik 1,62%.

Di sisi ekonomi, inflasi di Korea Selatan sedikit melambat pada bulan September, menurut data resmi yang dirilis Rabu.

Pasar China Daratan tetap tutup untuk liburan Golden Week, dan pasar India juga tutup untuk liburan.

Di Wall Street semalam, saham melonjak semalam di AS untuk sesi kedua.

Dow Jones Industrial Average melonjak 825,43 poin, atau 2,8%, menjadi 30.316,32. S&P 500 naik hampir 3,1% menjadi ditutup pada 3.790,93, dan Nasdaq Composite naik 3,3% menjadi berakhir pada 11.176,41.

“Tidak dapat disangkal bahwa data ekonomi AS yang masuk memiliki andil dalam pergerakan ekuitas, obligasi, dan mata uang sejauh minggu ini,” tulis Ray Attrill, kepala strategi FX di National Australia Bank.

Laporan Pembukaan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja AS memunculkan “kejutan penurunan besar” yang tidak dapat diabaikan, tulisnya. Ini adalah “tanda pertama yang berarti dari beberapa retakan” di pasar tenaga kerja, meskipun masih sangat ketat, tambahnya.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru