Emas Jatuh, Dolar AS Melonjak

- Pewarta

Selasa, 16 Agustus 2022 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Harga emas jatuh pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena dolar AS yang lebih kuat membuat logam kuning yang dihargakan dalam greenback lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, jatuh US$17,4 atau 0,96% menjadi ditutup pada US$ 1.798,10 per ounce. Emas Desember berakhir naik hampir 1,5% minggu lalu, memperpanjang keuntungan untuk minggu keempat berturut-turut.

Meskipun sentimen pasar hawkish, dolar AS melonjak pada Senin (15/8) ke level tertinggi satu minggu, memberikan tekanan baru pada emas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini hanya bisa menjadi langkah teknis, dengan dolar melihat beberapa dukungan setelah mundur lebih dari 4% dari (level) tertinggi,” kata Craig Erlam, analis di platform perdagangan daring OANDA, mengacu pada hubungan dolar-emas.

“Demikian pula, ini merupakan rebound kuat dalam emas dan 1.800 dolar AS tampak seperti penghalang yang semakin signifikan,” tambahnya.

Emas bisa tetap berada di bawah US$ 1.800 dolar AS sampai rilis risalah rapat Federal Reserve Juli pada Rabu 17 Agustus 2022.

Risalah Fed semakin penting setelah ledakan laporan pekerjaan AS untuk Juli meredakan kekhawatiran atas prospek resesi.

Sementara itu, data ekonomi yang dirilis semalam mendukung emas, membatasi penurunannya lebih lanjut. Indeks kondisi bisnis Empire State Fed New York, ukuran aktivitas manufaktur di negara bagian, anjlok 42,4 poin menjadi negatif 31,3 pada Agustus. Ini adalah salah satu level terendah dalam sejarah survei.

Indeks kepercayaan bulanan National Association of Home Builders turun enam poin menjadi 49 pada Agustus. Pembacaan Agustus 49 adalah pertama kalinya sejak Mei 2020 indeks jatuh di bawah titik impas 50.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 42,6 sen atau 2,06% menjadi US$ 20,272 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun US$ 25,8 atau 2,69% menjadi US$ 933,6 per ounce.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru