MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah 155,16 poin atau 2,28% ke level 6.639,17 pada perdagangan Senin 4 Juli 2022.
Investor asing masih terus berjualan dengan mencatatkan jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp 572,11 miliar di seluruh pasar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp 571,18 miliar.
Ketidakpastian ekonomi global dan terkoreksinya harga komoditas seperti nikel, minyak mentah, dan CPO, menjadi katalis negatif bagi IHSG awal pekan ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dibuka melemah, IHSG menghabiskan waktu di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih belum mampu beranjak dari teritori negatif sampai penutupan bursa saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 3,75%, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor keuangan masing-masing minus 3,61% dan minus 2,87%.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.134.077 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,23 miliar lembar saham senilai Rp11,97 triliun. Sebanyak 109 saham naik, 460 saham menurun, dan 119 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 218,19 poin atau 0,84% ke 26.153,81, indeks Hang Seng turun 29,44 poin atau 0,13% ke 21.830,35, dan indeks Straits Times meningkat 24,65 poin atau 0,8% ke 3.120,24.






