Pacar Editor Metro TV Berbohong, Polisi Sebut Keterangan Tidak Sesuai

- Pewarta

Senin, 20 Juli 2020 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP M Irwan Susanto. (Foto : Liputan kepo)

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP M Irwan Susanto. (Foto : Liputan kepo)

Mediaemiten.com, Jakarta – Polisi terus mendalami kasus kematian editor Metro TV. Yodi Prabowo. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP M Irwan Susanto menduga kekasihnya, Suci Fitri berbohong saat pemeriksaan.

Menurut Irwan, kebohongan pacar almarhum Yodi terungkap setelah polisi melakukan pemeriksaan beberapa kali terhadap Suci Fitri. Dari keterangannya ada ketidaksesuaian.

“Ada beberapa hal yang sifatnya mungkin bohong. Kami menilai itu keterangannya tidak sesuai lah. Artinya beberapa keterangan itu kan kita mengerucut ke pelaku,” ungkap Irwan saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (18/7/2020).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memastikan benar atau tidaknya keterangan yang disampailan Suci Fitri, lanjut Irwan, pihaknya akan mencocokan dengan keterangan sejumlah saksi lain yang diperiksa.

“Tapi kami masih mencocokkan dengan beberapa bukti,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jenazah seorang laki-laki ditemukan di pinggir Tol JORR Pesanggrahan Jalan Ulujami Raya, Ulujami, kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7/2020).

Belakangan diketahui, jasad laki-laki itu merupakan salah satu editor stasiun TV bernama Yodi Prabowo. Terkait hal tersebut, pihak manajemen Metro TV meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus kematian karyawanya.

“Kami minta polisi untuk melakukan pengusutan tuntas. Ada tindak kekerasan, kita harus kejar pelaku,” ungkap Direktur Utama Metro TV Don Bosco Selamun. (pol)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru