Mediaemiten.com, Jakarta – Perusahaan di bidang perkebunan, pengolahan dan perdagangan hasil tanaman dan industri dengan produk utama Karet (Rubber), Palm Oil dan Palm Kernel PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) hingga akhir 2019 membukukan rugi bersih naik 141,23 persen menjadi sebesar Rp4,46 triliun dari Rp1,85 triliun pada tahun 2018 .
Dalam laporan keungan perseroan yang disampaikan ke BEI Rabu (20/5/2020) disebutkan, sampai dengan akhir Desember 2019, total penjualan bersih perseroan naik tipis 1,69 persen menjadi Rp1,98 triliun dibandingkan dengan penjualan di 2018 yang hanya mencapai Rp1,95 triliun.
Sepanjang 2019 beban pokok penjualan perseroan naik 11,40 persen menjadi Rp1,86 triliun dari sebelumnya Rp1,67 triliun di 2018. Sedangkan beban lain-lain naik 1.219 persen menjadi Rp1,07 triliun di 2019 dari sebelumnya Rp81,34 miliar di 2018.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dan penyisihan untuk kerugian penurunan nilai di tahun 2019 naik 557,25 persen menjadi Rp3,52 triliun dari sebelumnya Rp535,54 miliar di 2018.
Alhasil rugi sebelum pajak yang dibukukan oleh perseroan di tahun 2019 pun melonjak 145,20 persen menjadi Rp4,81 triliun dibanding tahun 2018 yang hanya mencatat rugi sebelum pajak sebesar Rp1,96 triliun.
Rugi per saham dasar yang dibukukan pada tahun 2019 naik menjadi Rp1,783.41 per saham dibanding rugi per saham dasar tahun 2018 sebesar Rp764.31 per saham.
Adapun sampai dengan Desember 2019 total aset yang dibukukan oleh perseroan yakni sebesar Rp8,40 triliun, turun dibanding total aset pada akhir Desember 2018 yang mencapai Rp13,36 triliun.
Baca Juga:
Hikvision Hadirkan Guanlan Encoding, Teknologi AI yang Pangkas Biaya Penyimpanan Video hingga 50%
Sedangkan kas dan setara kas pada akhir tahun UNSP Tercatat naik menjadi Rp78,89 miliar dari Rp53,64 miliar pada akhir tahun 2018. (mit)







