Pemkab Kotawaringin Timur Turunkan Target Pendapatan Daerah

- Pewarta

Selasa, 4 September 2018 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menurunkan target pendapatan daerah karena berbagai faktor di luar dugaan yang dinilai sulit dihindari.

“Kami mengajak seluruh satuan organisasi perangkat daerah, khususnya instansi pemungut, bekerja keras untuk mencapai itu supaya perubahan pendapatan daerah nanti tidak terlalu jauh,” kata Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kotawaringin Timur, Marjuki di Sampit, Selasa (4/9/2018).

Pagu pendapatan daerah tahun 2018 awalnya ditetapkan Rp1,701 trilun lebih, namun dalam pagu APBD Perubahan tahun 2018 diturunkan menjadi Rp1,661 triliun. Artinya terjadi penurunan target pendapatan daerah sebesar Rp39,1 miliar lebih atau sekitar 2,30 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara umum, target pendapatan asli daerah diturunkan dari Rp234.216.623.350 menjadi Rp212.034.680.592. Terjadi penurunan Rp22.181.952.758 atau 9,47 persen.

Target pada pos lain-lain pendapatan daerah yang sah juga diturunkan, yakni dari Rp338.523.172.300 menjadi Rp321.515.752.302. Terjadi penurunan Rp17.007.419.998 atau 5,02 persen.

Secara rinci, ada empat pos pendapatan yang targetnya diturunkan, yaitu retribusi daerah, lain-lain pendapatan asli daerah yang sah, serta dana bagi hasil pajak dari pemerintah provinsi dan pemerintah daerah lainnya.

Target retribusi daerah turun dari Rp15.198.718.004 menjadi Rp12.337.766.455. Terjadi penurunan target Rp2.860.951.549 atau 18,82 persen.

Target pendapatan dari lain-lain pendapatan asli daerah yang sah diturunkan dari Rp159.626.421.871 menjadi Rp133.735.806.427. Terjadi pengurangan Rp25.890.615.444 atau 16,22 persen.

Penurunan target pendapatan juga ditetapkan pada pos dana bagi hasil pajak dari pemerintah provinsi dan pemerintah daerah lainnya, yakni dari Rp104.790.904.300 menjadi Rp87.741 572.302. Terjadi penurunan Rp17.049.331.998 atau 16,27 persen.

“Penurunan sangat terlihat pada pos lain-lain pendapatan asli daerah yang sah, yakni dari sumbangan pihak ketiga di Dinas Pertanian (sektor perkebunan kelapa sawit) yaitu sebesar Rp25,8 miliar lebih,” kata Marjuki.

Marjuki mengajak seluruh instansi, khususnya18 instansi pemungut untuk tetap optimistis karena masih banyak potensi yang bisa digali dan dioptimalkan. Dia yakin perekonomian Kotawaringin Timur akan terus meningkat dan berdampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat. (nor)

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru