Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka sedikit lebih tinggi pada perdagangan Jumat pagi (27/12/2019) waktu setempat, dengan kenaikan saham kelompok material yang mengimbangi bobot dari saham layanan komunikasi dan utilitas.
Pada pukul 10:30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 8,60 poin atau 0,13 persen pada 6.802,80 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 10,20 poin atau 0,15 persen pada 6.916,60 poin.
Sebagian besar saham material terangkat akibat lonjakan harga emas yang datang sebelum liburan Natal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“London Metal Exchange ditutup pada hari Rabu dan Kamis. Pada hari Selasa, harga logam dasar bervariasi dalam perdagangan yang tipis,” kata Analis Pasar Commsec, Ryan Felsman.
“Harga emas berjangka naik 10,20 dolar AS atau 0,7 persen menjadi 1.509,30 dolar AS per ounce.”
Sementara itu saham kelompok energi dan teknologi juga terangkat, namun saham bank-bank sebagian besar datar. Saham kelompok layanan komunikasi dan utilitas menjadi bobot terbesar keseluruhan pasar.
Pada sektor keuangan, saham bank-bank besar Australia mengalami reli dengan Commonwealth Bank naik (0,11 persen), ANZ naik (0,26 persen), National Australia Bank naik (0,12 persen), dan Westpac Bank naik (0,45 persen).
Baca Juga:
Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka
Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik
Saham pertambangan melonjak dengan BHP naik (0,79 persen), Rio Tinto naik (0,48 persen), Fortescue Metals naik (0,64 persen), dan penambang emas Newcrest naik (1,30 persen).
Saham produsen minyak dan gas negara itu melambung dengan Oil Search naik (0,41 persen), Santos naik (0,60 persen), dan Woodside Petroleum naik (0,47 persen).
Namun saham supermarket terbesar Australia tenggelam dengan Coles turun (0,20 persen), dan Woolworths turun (0,16 persen).
Sementara itu saham raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah (0 persen), operator maskapai nasional Qantas terangkat (0,68 persen), dan perusahaan biomedis CSL membaik (0,46 persen). (ris)







