Pemakzulan Trump, Picu Harga Emas Melonjak

- Pewarta

Jumat, 20 Desember 2019 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat pagi (20/12/2019), di tengah ketidakpastian politik menyusul pemakzulan terhadap Presiden AS Donald Trump yang memicu minat pelaku pasar terhadap aset-aset safe-haven.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari meningkat 5,7 dolar AS atau 0,39 persen, menjadi ditutup pada 1.484,40 dolar AS per ounce.

DPR AS yang dipimpin Demokrat memberikan suara pada Rabu malam (18/12/2019) untuk mengesahkan dua pasal pemakzulan terhadap Trump, yang menjadi presiden ketiga dalam sejarah AS yang akan dimakzulkan secara resmi dan akan menghadapi persidangan di Senat yang dikendalikan oleh Partai Republik.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidakpastian politik di sekitar proses pemakzulan memicu daya tarik safe-haven di kalangan investor, meskipun terjadi reli di pasar saham New York, kata analis pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik sekitar 100 poin pada Kamis (19/12/2019). Indeks S&P 500 dan Indeks Komposit Nasdaq mengikuti kenaikan Dow.

Koreksi sedikit turun dalam indeks dolar AS juga menawarkan dukungan tambahan terhadap emas.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,06 persen menjadi 97,34 tak lama sebelum penyelesaian emas. Ini akan membuat emas yang dihargakan dalam dolar AS lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 10,5 sen atau 0,62 persen, menjadi ditutup pada 17,154 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 0,2 dolar AS atau 0,02 persen, menjadi menetap di 935,50 dolar AS per ounce.

Sehari sebelumnya, emas berjangka turun tertekan oleh indeks-indeks acuan di Wall Street yang memperpanjang kenaikan dan dolar AS yang semakin menguat. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari turun 1,9 dolar AS atau 0,13 persen menjadi 1.478,70 dolar AS per ounce pada penutupan perdagangan Rabu (18/12/2019). (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru