Saham Australia Ditutup Menguat Setelah Rugi Dua Hari Beruntun

- Pewarta

Jumat, 6 Desember 2019 - 01:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis (5/12/2019), pulih sebagian dari kerugian besar dua hari berturut-turut sebelumnya, menyusul kenaikan di pasar global.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 76,50 poin atau 1,16 persen pada 6.683,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 76,90 poin atau 1,15 persen pada 6.791,30 poin.

Semua sektor cenderung menguat dengan saham-saham minyak berkinerja baik didukung lonjakan harga minyak.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam berita perusahaan, Afterpay naik mendekati dua persen setelah mengumumkan hasil rekor untuk penjualan Black Friday dan Cyber ​​Monday.

“Perusahaan beli sekarang bayar kemudian menghasilkan 160 juta dolar Australia (109,4 juta dolar AS) dalam penjualan dan menambah 140.000 pelanggan baru hanya dalam dua hari,” kata analis pasar Commsec, Steven Daghlian.

Namun produsen batu bara, “Whitehaven, turun 9,00 persen setelah menurunkan perkiraan produksi dan penjualan untuk tahun ini dan menekan biaya yang lebih tinggi.”

Di sektor keuangan, sebut Xinhua, bank-bank besar Australia meningkat dengan Commonwealth Bank naik 1,04 persen, National Australia Bank naik 2,05 persen, Westpac Bank naik 1,21 persen dan ANZ naik 2,11 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi dengan BHP naik 1,58 persen, Rio Tinto naik 0,80 persen dan Fortescue Metals naik 2,26 persen, namun penambang emas Newcrest turun 1,65 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melonjak dengan Oil Search naik 1,43 persen, Santos naik 4,23 persen, dan Woodside Petroleum naik 1,94 persen.

Supermarket terbesar Australia menguat dengan Coles naik 0,85 persen dan Woolworths naik 0,80 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra bertambah 1,10 persen, operator penerbangan nasional Qantas terangkat 0,70 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,19 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru