Pasar Saham Australia Bangkit Setelah Dua Hari Alami Kerugian Besar

- Pewarta

Kamis, 5 Desember 2019 - 03:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis pagi (5/12/2019), bangkit kembali setelah dua hari berturut-turut mengalami kerugian besar.

Pada pukul 10.35 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 66,20 poin atau 1,00 persen pada 6.672,70 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 67,50 poin atau 1,01 persen pada 6.781,90 poin.

“Komentar lebih positif dari Presiden Trump tentang negosiasi perdagangan dan penarikan lebih besar dari yang diperkirakan pada persediaan minyak mentah memicu selera risiko investor,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy kepada investor dalam catatan pagi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasar membalikkan lintasan mereka baru-baru ini dalam perdagangan semalam. Saham-saham naik bersama tembaga dan minyak mentah, dan obligasi dijual.”

Baca juga: DPR harapkan Indonesia-Australia CEPA jadi solusi hadapi resesi

“Para pedagang AS memfokuskan pada penarikan 4,5 juta barel pada pasokan minyak mentah, dan minyak melonjak 4,0 persen.”

Meskipun demikian, McCarthy menambahkan bahwa harga emas tetap tinggi dan dolar AS terus jatuh, menunjukkan tidak semua pedagang yakin.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia lebih tinggi dengan Commonwealth Bank naik 1,41 persen, Westpac Bank naik 1,17 persen dan National Australia Bank naik 1,45 persen. Namun ANZ tidak berubah setelah meminta penghentian perdagangan menjelang pengumuman oleh Reserve Bank of New Zealand (bank sentral Selandia Baru) yang akan fokus pada aturan baru untuk persyaratan modal.

Saham-saham pertambangan melonjak dengan BHP naik 1,47 persen, Rio Tinto naik 0,74 persen dan Fortescue Metals naik 1,90 persen, namun penambang emas Newcrest turun 0,86 persen.

Baca juga: Pasar saham Australia berakhir jatuh tertekan kekhawatiran perdagangan

Produsen-produsen minyak dan gas reli dengan Woodside Petroleum naik 1,67 persen, Santos naik 2,88 persen dan Oil Search naik 1,29 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia juga menguat dengan Coles Group naik 0,76 persen dan Woolworths naik 0,60 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 1,64 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas naik 0,35 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,93 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru