Bank-Bank Benyeret Pasar Saham Australia ke Kerugian Besar

- Pewarta

Kamis, 21 November 2019 - 02:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia merosot lebih dalam ke kerugian pada perdagangan Rabu (20/11/2019), melepaskan semua keuntungan dari hari sebelumnya, karena bank-bank sangat membebani.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 91,80 poin atau 1,35 persen menjadi 6.722,40 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 85,80 poin atau 1,24 persen pada 6.828,30 poin.

“Saham-saham lokal telah menyerahkan semua kenaikan pada Selasa dan Rabu pagi dengan ASX 200 terus merosot karena ketegangan meningkat antara Amerika Serikat dan China,” kata analis pasar Commsec, James Tao.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sektor keuangan juga menjadi beban berat pada indeks, dengan keempat bank utama menyusut, dan Westpac Bank turun lebih dari tiga persen karena temuan bahwa itu beroperasi secara ilegal.

“Bank terbesar kedua di Australia dalam kapitalisasi pasar menghadapi proses perdata oleh regulator kejahatan keuangan AUSTRAC karena diduga melanggar undang-undang Anti Pencucian Uang (AML) dan Undang-undang Pendanaan Terorisme (CTF),” kata Tao.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia anjlok, dengan Commonwealth Bank turun 1,33 persen, Westpac Bank turun 3,32 persen, National Australia Bank turun 3,12 persen dan ANZ turun 2,05 persen.

Saham-saham penambangan sebagian besar lebih rendah dengan Rio Tinto turun 0,83 persen, Newcrest turun 1,28 persen dan BHP turun 0,61 persen, namun Fortescue Metals naik 0,22 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melemah dengan Woodside Petroleum turun 1,28 persen, Oil Search turun 1,77 persen dan Santos turun 1,47 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia menyusut dengan Coles turun 0,25 persen dan Woolworths turun 1,47 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,56 persen, operator nasional Qantas terangkat 1,12 persen dan perusahaan biomedis CSL jatuh 1,50 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru