Emas Berjangka Ditutup Turun 0,12 Persen Jadi 1.284,2 Dolar Per Ounce

- Pewarta

Kamis, 2 Mei 2019 - 02:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis pagi (2/5/2019), karena para pedagang memilih beralih ke penjualan teknis (technical selling) setelah kenaikan di sesi sebelumnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun 1,5 dolar AS atau 0,12 persen, menjadi menetap di 1.284,2 dolar AS per ounce.

Namun, penurunan emas lebih lanjut dibatasi oleh pelemahan greenback. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,22 persen menjadi 97,31 pada pukul 17.30 GMT.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Pada akhir perdagangan sehari sebelumnya Selasa (Rabu pagi WIB), sebut Xinhua, emas berjangka naik 4,2 dolar AS atau 0,33 persen, menjadi menetap pada 1.285,7 dolar AS per ounce, karena logam mulia mendapat dukungan dari dolar AS yang lebih lemah. Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 25,5 sen AS atau 1,7 persen, menjadi menetap di 14,729 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 14,3 dolar AS, atau 1,6 persen, menjadi ditutup pada 877,4 dolar AS per ounce. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru