MEDIA EMITEN – Minyak di pasar Asia Kamis pagi 2 Juni 2022 anjlok 2%. Penurunan terjadi setelah Financial Times melaporkan Arab Saudi siap untuk memompa lebih banyak minyak jika produksi Rusia menurun.
Hal itu terjadi setelah para pemimpin Uni Eropa sepakat awal pekan ini untuk melarang sebagian besar impor minyak mentah Rusia pada akhir tahun.
Pada Kamis perdagangan Asia, hatga minyak patokan internasional Brent turun 2,3% menjadi $ 113,62 per barel. Minyak mentah berjangka AS turun 2,45% menjadi $112,44 per barel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saham
Sementara itu, saham di Asia-Pasifik menurun pada perdagangan Kamis, dengan data perdagangan Australia April diharapkan di kemudian hari.
Nikkei 225 di Jepang turun 0,52% di awal perdagangan sementara indeks Topix turun 0,65%.
Kospi Korea Selatan turun 0,8%.
Baca Juga:
Casio Luncurkan Seri MR-G yang Terinspirasi Fenomena “Brinicle” di Laut Kutub
Wafra Raih Kemenangan Tiga Kategori di Global Islamic Finance Innovation Awards 2026
Di Australia, S&P/ASX 200 turun 0,46%.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,34% lebih rendah.
Semalam di Wall Street, S&P 500 turun 0,75% menjadi 4.101,23. Dow Jones Industrial Average turun 176,89 poin, atau 0,54%, menjadi 32.813,23. Nasdaq Composite yang berbasis teknologi turun 0,72% menjadi 11.994,46.
Mata Uang
Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 102,556 setelah lompatan baru-baru ini dari bawah 102.
Yen Jepang diperdagangkan pada 130,19 per dolar, lebih lemah dibandingkan dengan level di bawah 128 yang terlihat terhadap greenback awal pekan ini.








