Langkah BoJ Bikin Emas Melonjak, Dolar AS Melemah

- Pewarta

Rabu, 21 Desember 2022 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Harga emas melonjak pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), berbalik menguat dari kerugian sesi sebelumnya dan kembali berada di atas level psikologis US$ 1.800per ounce, karena greenback melemah setelah bank sentral Jepang (BoJ) secara tak terduga mengubah kebijakan moneternya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, melonjak US$ 27,70 atau 1,54% menjadi US$ US$ 1.825,40 per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di US$ 1.832,40 dan terendah US$ 1.793,70 dolar AS.

Dolar AS melemah pada perdagangan Selasa , di tengah penguatan yen Jepang dengan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, merosot 0,69 persen menjadi 104,0110.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

BoJ mengumumkan pada Selasa bahwa mereka akan melonggarkan kebijakan pengendalian ketat imbal hasil obligasi pemerintah, membuat yen Jepang melonjak terhadap dolar AS.

Bank sentral mengatakan akan meninjau kebijakan kontrol kurva imbal hasil dan memperluas rentang perdagangan untuk imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun dalam perubahan yang tidak terduga.

Pada jumpa pers pasca-pengumuman, Gubernur BoJ Kuroda berusaha menekankan bahwa perubahan itu “bukan kenaikan suku bunga,” tetapi untuk meningkatkan fungsi pasar obligasi. Dia menegaskan kembali terlalu dini untuk membahas jalan keluar dari stimulus.

Investor juga khawatir tentang potensi resesi ekonomi AS.

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS melaporkan Selasa (20/12/2022) bahwa pembangunan rumah baru AS turun 0,5 persen disesuaikan secara musiman pada November menjadi 1,43 juta. Namun, izin bangunan untuk rumah baru anjlok 11,2 persen menjadi 1,34 juta pada November.

Investor sekarang menunggu data inflasi utama AS yang akan keluar pada Jumat (23/12/2022) untuk petunjuk kebijakan moneter Fed lebih lanjut.

Logam lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik US$ 1,072 atau 4,62% menjadi US$ 24,271 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari terangkat US$ 25,30 atau 2,56% menjadi US$ 1.013 per ounce.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru