Laba ADRO Melesat 366%

- Pewarta

Selasa, 1 November 2022 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi:  PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)/IST.

Foto ilustrasi: PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)/IST.

MEDIA EMITEN –PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) mencetak laba periode berjalan sebesar US$ 2,16 miliar pada kuartal III-2022, melesat 366% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (yoy). Sedangkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 1,90 miliar, melonjak 352,21%.

Perseroan juga mencatatkan pendapatan US$ 5,91 miliar hingga kuartal III-2022. Melesat sekitar 130% dari periode yang sama tahun lalu US$ 2,56 miliar.

Presiden Direktur dan CEO Adaro Energy Indonesia Garibaldi Thohir mengatakan, sampai dengan kuartal III-2022, ADRO terus mengeksekusi strategi untuk meningkatkan produksi dan penjualan karena mengejar peningkatan melebihi 10% year on year (yoy) untuk dua komponen itu,

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendapatan, EBITDA, dan laba bersih mencapai rekor tertinggi untuk sembilan bulan pertama dari setiap tahun sejak perusahaan didirikan 30 tahun lalu,”kata Boy Thohir, sapaan akrab Garbaldi Thohir dalam keterangan resmi, Selasa 1 Oktober 2022.

Sementara itu, EBITDA operasional yang mencapai U$ 3,8 miliar dan laba inti U$ 2,3 miliar setara dengan kenaikan masing-masing 231% dan 262% yoy yang mencerminkan kualitas laba.

Adaro Energy memproduksi 45,37 juta ton batu bara pada 9M22, setara dengan kenaikan 14% dari 39,64 juta ton pada 9M21. Perusahaan tetap berupaya memenuhi target produksi FY22 yang ditetapkan 58-60 juta ton karena produksi saat ini mencapai 78% rentang bawah kisaran target.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru

Pers Rilis

Elong Hotel Technology Perkuat Strategi “Eco-Going Global”

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:24 WIB