MEDIA EMITEN – Laju inflasi Indonesia mulai mendingin. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada November 2022 mencapai 5,42% secara year on year (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 5,71%.
“Tekanan inflasi terlihat mulai melemah pada November 2022,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto dalam konferensi pers, Selasa 1 November 2022.
Secara bulanan (month-to-month/mtm), inflasi November sebesar 0,09%. Sedangkan secara tahun kalender inflasi mencapai 4,82%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyumbang inflasi secara tahunan pada November 2022, antara lain bensin, bahan bakar rumah tangga, tarif angkutan udara, rokok, beras, telur ayam ras, dan tarif angkutan dalam kota. “Tarif angkutan dalam kota. ini penyumbang tertinggi secaya yoy,” katanya.
Setianto mengatakan BPS memantau inflasi di 90 kota di Indonesia. “Inflasi tertinggi inflasi di Tanjung Selor, Kalimantan, karena tarif angkutan udara, bensin, bahan bakar rumah tangga, serta cabai rawit.







