Harga Minyak Rebound, Stok Bahan Bakar AS Turun

- Pewarta

Jumat, 6 Januari 2023 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Minyak Rebound, Stok Bahan Bakar AS Turun

Foto ilustrasi: Pipa angguk untuk eksplorasi minyak/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga minyak rebound, naik sekitar 1% pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah membukukan kerugian dua hari terbesar untuk awal tahun. Data AS yang menunjukkan persediaan bahan bakar turun memberikan dukungan pada minyak.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari terangkat 83 sen atau 1,14% menjadi US$ 73,67 per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret bertambah 85 sen atau 1,09% menjadi US$ 78,69 per barel di London ICE Futures Exchange.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penurunan besar dalam dua hari sebelumnya didorong oleh kekhawatiran tentang resesi global, terutama menyusul melemahnya tanda-tanda ekonomi jangka pendek di dua konsumen minyak terbesar dunia, Amerika Serikat dan China.

Persediaan sulingan AS turun lebih besar dari yang diperkirakan karena badai musim dingin melanda Amerika Serikat pada akhir Desember, data dari Badan Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan pada Kamis (5/1/2023).

Stok bensin AS turun 346.000 barel pekan lalu, Badan Informasi Energi mengatakan, dibandingkan dengan ekspektasi para analis dalam jajak pendapat Reuters untuk penurunan 486.000 barel.

Stok sulingan, yang meliputi solar dan minyak pemanas, turun 1,4 juta barel dalam sepekan, dibandingkan ekspektasi penurunan 396.000 barel, data EIA menunjukkan.

“Dampak badai selama periode waktu itu ditampilkan secara penuh di sini,” kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC di New York.

Penurunan kumulatif kedua kontrak acuan lebih dari 9% pada Selasa (3/1/2023) dan Rabu (4/1/2023) adalah kerugian dua hari terbesar pada awal tahun sejak 1991, menurut data Refinitiv Eikon.

Pendukung harga pada awal sesi adalah pernyataan dari operator jalur pipa AS Colonial Pipeline, yang mengatakan Jalur 3 telah ditutup untuk pemeliharaan tak terjadwal dengan dimulainya kembali lini produk pada 7 Januari.



Tamas Varga dari broker minyak PVM mengatakan rebound harga di awal sesi disebabkan penutupan pipa dan menambahkan: “Tidak ada keraguan bahwa tren yang berlaku turun; ini adalah sebuah bear market.”


Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru