Harga Emas Terus Naik, Dekati Level Tertinggi 9 Bulan

- Pewarta

Sabtu, 14 Januari 2023 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Harga emas terus naik, menguat tajam mendekati level tertinggi sembilan bulan pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), memperpanjang kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut. Emas didorong ekspektasi Federal Reserve akan memperlambat kenaikan suku bunga.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, melonjak US$ 22,90 atau 1,21% menjadi US$ 1.921,70 per ounce, setelah diperdagangkan mencapai puncak sesi di level US$ 1.925,30 dan terendah US$ 1.895,10 per ounce.

Emas berjangka ditutup di atas US$ 1.900 dolar AS pada Jumat (13/1/2023) untuk pertama kalinya sejak akhir April, dan mengakhiri pekan ini dengan 2,8 persen lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data indeks harga konsumen Desember mengkonfirmasi bahwa inflasi AS berada di jalur menurun. Tetapi karena masih jauh untuk mencapai target inflasi Federal Reserve 2% persen, pasar memperkirakan bank sentral AS akan terus menaikkan suku bunga acuan, tetapi dengan kecepatan yang lebih lambat, kemungkinan sebesar 25 basis poin dalam pertemuan kebijakan moneter berikutnya pada 1 Februari.

Emas telah menguat selama tiga bulan terakhir karena inflasi yang surut mendorong imbal hasil obligasi pemerintah dan dolar lebih rendah di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan jauh lebih tidak agresif dengan kenaikan suku bunga tahun ini dibandingkan tahun 2022, dan bahkan mungkin menyelesaikan pengetatan moneter jauh sebelum akhir tahun ini.

Analis OANDA Ed Moya, mengatakan, jika emas dapat “ditutup dengan nyaman di atas level US$1.900 , itu bisa menjadi sinyal yang sangat bullish untuk sisa bulan ini. Ia memperkirakan resistensi kuat di wilayah US$ 1.950 untuk logam kuning.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat (13/1/2023) bahwa indeks harga impor AS naik 0,4% pada Desember setelah turun sebesar 0,7% yang direvisi pada November, mengejutkan para ekonom yang memperkirakan penurunan 0,8%.

Indeks sentimen konsumen Universitas Michigan yang dirilis Jumat (13/1/2023) naik menjadi 64,6 dalam survei awal Januari, pembacaan tertinggi sejak Januari 2022 dan naik 8,2% dari pembacaan Desember 59,7.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 36,8 sen atau 1,53% menjadi US$ 24,372 per ounce. Platinum untuk pengiriman April melemah US$ 11,8 atau 1,09% menjadi US$ 1.072,50 per ounce.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru